Ketika yang Lain Resesi, China Justru Bangkit Berdiri, Tapi..

News - Tirta Citradi, CNBC Indonesia
31 July 2020 14:46
Workers make Chinese flags at a factory ahead of the 70th founding anniversary of People's Republic of China, in Jiaxing, Zhejiang province, China September 25, 2019. REUTERS/Stringer ATTENTION EDITORS - THIS IMAGE WAS PROVIDED BY A THIRD PARTY. CHINA OUT.

Jakarta, CNBC Indonesia - Hilal kebangkitan ekonomi Negeri Tirai Bambu semakin terlihat. Rilis data perkembangan terbaru menunjukkan baik sektor manufaktur dan non-manufaktur China sudah berada di mode ekspansif.

Biro statistik nasional (NBS) China melaporkan indeks manajer pembelian (PMI) manufaktur di bulan Juli berada di 51,1. Angka ini membaik dari bulan lalu yang berada di 50,9.

Sektor manufaktur China terus mencatatkan ekspansi usai mengalami kontraksi yang dalam di bulan Februari. Kala itu China sedang didera oleh wabah yang disebabkan oleh virus corona. 


Namun seiring dengan berjalannya waktu dan China perlahan-lahan mampu menjinakkan patogen berbahaya itu, aktivitas ekonomi yang tadinya mati suri mulai bergeliat kembali.

Angka PMI manufaktur bulan Juli seolah membuktikan bahwa China benar-benar berada dalam jalur pemulihan ekonomi. Angka tersebut bahkan lebih tinggi dari konsensus yang dihimpun Bloomberg di 50,8.

Sub-indeks untuk produksi naik 0,1 poin menjadi 54 pada Juli. Pesanan baru naik 0,3 poin menjadi 51,7, naik selama tiga bulan berturut-turut. Sementara sub-indeks yang mengukur pesanan ekspor baru naik 5,8 poin menjadi 48,4.

Pada bulan Juni, laba perusahaan industri juga mengalami peningkatan 11,5% (yoy) dari peningkatan 6,0% di bulan Mei. Namun, dalam enam bulan pertama tahun ini laba masih mengalami penurunan sebesar 12,8%.

Di sisi lain pemilik pabrik masih tidak berharap untuk mempekerjakan lebih banyak staf secara signifikan di bulan mendatang. Hal ini tercermin dari metrik ketenagakerjaan di angka 49,3 untuk Juli, sedikit lebih tinggi dari 49,1 Juni. 

Beralih ke sektor non-manufaktur, angka PMI non-manufaktur bulan Juli China berada di 54,2 lebih rendah 0,2 poin dari bulan sebelumnya di 54,4. Dengan data ini maka PMI komposit China sebagai gabungan kedua indeks berada di angka 54,1 di bulan Juli. Membaik dari posisi bulan sebelumnya yang berada di 53,4.

Ekonomi China pada kuartal pertama tahun ini tercatat mengalami kontraksi yang terdalam sejak tahun 1970-an. PDB Negeri Panda mengalami kontraksi 6,8% pada tiga bulan pertama tahun ini. 

Namun keberhasilan China dalam mengendalikan wabah di negaranya membuat ekonomi mampu bangkit dan tumbuh di teritori positif pada kuartal kedua sebesar 3,2%. 

"Melalui perencanaan untuk menggabungkan kontrol pandemi dan kebijakan pembangunan, iklim ekonomi China terus pulih, dan operasi bisnis terus membaik," kata Zhao Qinghe, ahli statistik senior di Biro Statistik Nasional kepada South China Morning Post (SCMP).

Kala Ekonomi China Bangkit & Meninggalkan Lainnya di Jurang Resesi
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading