Polemik Premium Mau Dihapuskan, Kritik DPR & Komentar Ahok

News - Monica Wareza, CNBC Indonesia
04 July 2020 09:58
INFOGRAFIS, Peminat BBM Jenis Premium Menurun

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Pertamina (Persero) berencana untuk berhenti menjual bahan bakar minyak (BBM) RON rendah yakni premium dan pertalite. Sebab, bahan bakar jenis ini dinilai sudah banyak ditinggalkan oleh banyak negara karena tak ramah lingkungan.

Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengatakan premium hanya dijual di tujuh negara miskin di dunia, salah satunya Indonesia. BBM jenis ini juga merusak lingkungan dan berdampak buruk pada kesehatan.

"Polusi banget kalau orang ngisep kena kanker paru-paru macam-macam. Nambah-nambah jebolnya biaya BPJS Kesehatan juga. Orang hidup sehat ya dicabut gitu loh sediakan transportasi umum yang murah dan banyak," Ahok dalam podcast Cuap Cuap Cuan CNBC Indonesia.


Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi VII DPR RI Kardaya Warnika mengungkap jika Pertamina memang berniat untuk berhenti menjual Premium, maka konsekuensinya harus menurunkan harga jual BBM lainnya, seperti Pertamax.

INFOGRAFIS, Premium Pertalite Akan Dihapus?Foto: Infografis/Premium Dihapus?/Edward Ricardo

"Mana yang lebih baik, pertamax diturunkan atau premium dihilangkan, kita tahu sama saja kalau subsidi premium merusak lingkungan," ungkapnya dalam Rapat Kerja di Komisi VII DPR RI.

Dia menyarankan, jika tak ada lagi Premium atau Pertalite maka harga jual Pertamax harus turun menjadi Rp 8.000/liter dari sebelumnya Rp 10.000/liter.

Tak jauh berbeda dengan itu, Anggota Komisi VII DPR lain dari fraksi Demokrat Sartono Hutomo mengatakan pengganti Premium dengan harga sama ini perlu diperhatikan, terutama di tengah kondisi perekonomian yang tidak menentu saat ini.

"Tahu-tahu akan hilang tidak dijual. Apakah juga jadi beban Pertamina yang menumpuk tidak terbayar oleh Pemerintah akhirnya jadi suatu kebijakan subsidi kita hilangkan lah," kata dia di kesempatan yang sama.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading