Covid-19 Bikin Kunjungan Turis ke RI Anjlok Parah 87%

News - Lidya Julita S, CNBC Indonesia
01 July 2020 13:56
Kondisi Terkini Bandara Soetta (Istimewa) Foto: Kondisi Terkini Bandara Soetta (Istimewa)

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara atau wisman ke Indonesia Mei 2020 hanya 163,65 ribu kunjungan. Jumlah ini mengalami penurunan sebesar 86,90% dibandingkan Mei 2019 yang berjumlah 1,25 juta kunjungan.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, sesuai dugaan sektor pariwisata memang akan anjlok karena paling terdampak pandemi Covid-19. Pembatasan sosial dan pelarangan penerbangan oleh hampir semua negara membuat tidak adanya aktivitas wisata.

"Dampak ke sektor pariwisata sudah terjadi sejak bulan Februari meski pemerintah secara resmi sampaikan kasus pertama covid pada awal Maret. Tapi karena ini dipengaruhi oleh pergerakan wisatawan dari berbagai mancanegara dan beberapa negara sudah alami covid lebih awal, itu sebabkan dampak ke pariwisata sudah terasa sejak Februari," ujarnya melalui rilis virtual, Rabu (1/7/2020).

Sedangkan, jumlah wisatawan Mei dibandingkan bulan April lalu mengalami kenaikan 3,10%. Dimana jumlah wisman pada April tercatat 158,7 ribu kunjungan.

"Kenaikan ini terjadi di beberapa tempat tapi penurunan sangat tinggi terjadi hampir di semua pintu masuk," kata dia.

Ia menjelaskan, jumlah kunjungan di Juni ini terdiri atas wisman yang masuk melalui pintu masuk udara sebanyak 489 kunjungan, pintu masuk laut sebanyak 48,44 ribu kunjungan, dan pintu masuk darat sebanyak 114,72 ribu kunjungan.

Adapun jumlah kunjungan wisman ke Indonesia yang datang melalui pintu masuk udara pada Mei 2020 mengalami penurunan sebesar 99,93% dibanding jumlah kunjungan wisman pada bulan yang sama tahun sebelumnya. Penurunan kunjungan wisman tersebut terjadi di seluruh pintu masuk udara.

Persentase penurunan terendah tercatat di Bandara Soekarno-Hatta, Banten sebesar 99,75%, diikuti Bandara Sultan Badarudin II, Sumatera Selatan sebesar 99,86% dan Bandara Juanda, Jawa Timur sebesar 99,92%. Sementara itu, Bandara Husein Sastranegara, Bandara Adisucipto, Bandara Internasional Lombok hingga Bandara Hasanuddin mengalami penurunan sebesar 100%.

"Angkutan udara hampir mendekati nol (kunjungan). Untuk pintu-pintu masuk bandara utama seperti Soekarno Hatta, Ngurah Rai, Juanda, penurunan yoy tajam sekali dekati 100%," jelasnya.

Secara kumulatif, Januari-Mei 2020, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 2,93 juta kunjungan atau turun 53,36% dibanding jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun sebelumnya yang berjumlah 6,28 juta kunjungan.

Jumlah kunjungan wisman ini terdiri atas wisman yang berkunjung melalui pintu masuk udara sebanyak 1,60 juta kunjungan, pintu masuk laut sebanyak 696,56 ribu kunjungan, dan pintu masuk darat sebanyak 631,98 ribu kunjungan.


Saksikan video terkait di bawah ini:

Waspada Ancaman Flu Babi di Tengah Pandemi


(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading