Duh, 50% Lebih Pelajar di RI Lemah Matematika, Kenapa?

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
01 July 2020 12:07
Ilustrasi Matematika (Designed by Freepik)

Jakarta, CNBC Indonesia - Sekitar 52% pelajar di Indonesia masuk dalam kategori low performer pada ketiga bidang pendidikan yaitu literasi, matematika, dan sains. Ini jauh lebih rendah dibandingkan dengan capaian negara-negara tetangga.

Hal ini terungkap dalam dokumen Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal Tahun 2021 yang bertajuk Percepatan Pemulihan Ekonomi dan Penguatan Reformasi, seperti dikutip CNBC Indonesia, Rabu (1/7/2020).

Ketiga sektor pendidikan itu merupakan sampai yang digunakan untuk skor Programme for International Student Assessment (PISA). Skor PISA Indonesia, sejak 2001 belum mengalami peningkatan yang cukup signifikan.


"Ketimpangan kapasitas antar daerah dalam mengelola sistem pendidikan menjadi salah satu faktor yang berpengaruh terhadap capaian pendidikan tersebut," jelas dokumen tersebut.

Dokumen ini menunjukkan bahwa perolehan skor Indonesia hanya lebih baik dari Myanmar di posisi 107 dan Timor Leste di peringkat 118.

Belum optimalnya performa belajar Indonesia menurut standar internasional Bank Dunia tak lepas dari profesionalisme dan kompetensi guru sebagai pilar utama dalam meningkatkan kualitas peserta didik.

"Meningkatnya kesejahteraan guru melalui pemberian insentif Tunjangan Profesi Guru (TPG) belum sepenuhnya disertai dengan peningkatan profesionalisme dan etos kerja para guru," jelas dokumen itu lagi.

Hasil Ujian Kompetensi Guru (UKG) yang dirilis oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menunjukkan kualitas guru Indonesia saat yang kurang memadai. Selain itu, disparitas persebaran kualitas guru antar wilayah di Indonesia juga masih cukup lebar.

Saksikan video terkait di bawah ini:

Metode Belajar di Era New Normal


(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading