Usai Marah Besar, Jokowi Bertolak ke Jateng, Apa Agendanya?

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
30 June 2020 09:04
Presiden Joko Widodo tiba di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Minggu, 2 Februari 2020. (Biro Pers Sekretariat Presiden/Kris) Foto: Presiden Joko Widodo tiba di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Minggu, 2 Februari 2020. (Biro Pers Sekretariat Presiden/Kris)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melakukan serangkaian kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Tengah (Jateng) pada hari ini Selasa ini (30/6/2020). Kunjungan ini dilakukan 2 hari setelah video amarah Jokowi kepada jajarannya terkait penanganan Covid-19 tersebar ke publik.

Jokowi dan rombongan bertolak dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 sekitar pukul 08.10 WIB.

Setibanya di Bandar Udara Internasional Ahmad Yani, Kota Semarang, Jokowi langsung menuju posko penanganan dan penanggulangan Covid-19 Provinsi Jawa Tengah di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah.


Di tempat tersebut, Jokowi akan memberikan sejumlah arahan melalui video konferensi untuk penanganan Covid-19 terintegrasi di Provinsi Jawa Tengah, seperti dikutip melalui keterangan resmi Sekretariat Presiden.

Dari posko penanganan Covid-19, Jokowi menuju Kawasan Industri Terpadu Batang. Selain meninjau tempat tersebut, kepala negara juga akan melihat pemaparan terkait relokasi investasi asing ke Indonesia.

Setelah itu, Jokowi melanjutkan kunjungan kerjanya dengan meninjau proyek padat karya di Kabupaten Batang. Dalam peninjauan tersebut, ia akan dipandu oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono.

Siang harinya, Jokowi dan rombongan diagendakan untuk meninjau pabrik furnitur berorientasi ekspor di Kabupaten Demak.

Turut mendampingi Presiden dalam penerbangan menuju Provinsi Jateng antara lain, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Doni Monardo, dan Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono.

Selain itu turut pula Sekretaris Militer Presiden Mayjen TNI Suharyanto, Komandan Paspampres Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, Staf Khusus Presiden Arif Budimanta, dan Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin.


(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading