Sri Mulyani Jelaskan Anggaran Ibu Kota Baru di APBN 2021

News - Lidya Julita S, CNBC Indonesia
16 June 2020 18:15
Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan keterangan pers mengenai APBN KiTa (Tangkapan Layar Youtube Kemenkeu RI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, saat ini fokus pemerintah adalah memulihkan ekonomi dari dampak pandemi Covid-19. Oleh karenanya, semua rencana yang disusun sebelum adanya Covid-19 akan di review kembali.

Salah satunya adalah pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) baru yang rencananya akan dianggarkan di APBN mulai 2021-2024. Saat ini, ia belum bisa memastikan apakah anggaran untuk pembangunan IKN baru tersebut tetap dilakukan.

"Soal IKN, kita nanti akan lihat di nota keuangan 2021 karena sekarang kita sedang buat, fokus presiden dan pemerintah sekarang atasi Covid," ujarnya, Senin (16/6/2020).

Lanjutnya, nantinya Pemerintah akan terus melihat mana rencana pembangunan yang memang harus dilakukan dengan tetap melihat situasi tahun ini. Pemerintah sedang membahas apakah anggaran pembangunan IKN baru di perlukan.

Namun, ia memastikan jika pembangunan IKN bisa memulihkan perekonomian baik dari sisi penciptaan lapangan kerja hingga penarikan investasi ke dalam negeri, maka akan diberikan alokasi anggaran.

"Fokus kita Covid dan pulihkan sosial ekonomi masyarakat, kalau IKN bisa pulihkan ekonomi pasti masuk (APBN 2021)," jelasnya.

Namun, jika tidak bisa membantu memulihkan perekonomian nasional maka akan dianggarkan saat keuangan negara lebih baik. Sebab, saat ini kondisi keuangan negara sedang tertekan dan akan lebih di fokuskan ke belanja prioritas.

"Tapi kalau dia berdasarkan tingkat kemampuan kita biayai, dari sisi kena karena Covid, harus masuk di perhitungan. Nanti oleh pak Presiden akan sampaikan RAPBN 2021 di DPR."



[Gambas:Video CNBC]

(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading