Internasional

Mohon Maaf Bukan Kabar Baik, Semua Ramal Dunia Resesi

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
11 June 2020 09:25
foto : Reuters

Jakarta, CNBC Indonesia - Dua lembaga global mengeluarkan ramalannya soal terbaru soal ekonomi dunia di 2020 ini. Namun sepertinya prediksi ekonomi global tidak begitu baik.

Keduanya melaporkan akan adanya resesi yang terjadi. Bank Dunia, menggunakan frase "terburuk sejak Perang Dunia II".



Sementara Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (Organisation for Economic Co-operation and Development/OECD) menyebut "terburuk sejak 100 tahun".

Lalu bagaimana persisnya ramalan keduanya?

Bank Dunia
Ekonomi global diramal Bank Dunia resesi di 2020 ini. Kegiatan ekonomi internasional akan menyusut 5,2% tahun ini atau merupakan resesi terdalam sejak Perang Dunia II.

Hal ini terungkap dalam laporan Global Economic Prospects baru dari Bank Dunia, Senin (8/6/2020). "(Resesi) menjadi yang terdalam di negara maju sejak PD II dan kontraksi output pertama di negara berkembang dalam enam dekade terakhir," tegas Direktur Prospek Grup Bank Dunia, Ayhan Kose.

Aktivitas ekonomi negara maju disebut akan berkontraksi 7% pada tahun 2020. Karena permintaan dan pasokan perdagangan serta keuangan dalam negeri terganggu.

Ekonomi AS misalnya, diprediksi -6,1% sementara kawasan Eropa -9,1%. Sedangkan ekonomi Jepang akan menyusut 6,1%.

Pasar dan ekonomi berkembang (EMDE's) diperkirakan akan berkontraksi 2,5% di 2020. Ini merupakan kontraksi pertama sejak 60 tahun terakhir di mana pendapatan per kapita diperkirakan turun 3,6%.




Ekonomi Amerika Latin susut 7,2%. Sedangkan Asia Timur dan Pasifik turun 0,5%. Meski demikian pertumbuhan China tetap terjadi sebesar 1%.

"Krisis panjang ... dan menimbulkan tantangan global yang besar," kata Wakil Presiden Bak Dunia untuk Pertumbuhan, Keuangan dan Lembaga yang berkeadilan Ceyla Pazarbasioglu.

"Komunitas global harus bersatu untuk pemulihan kembali, mencegah lebih banyak orang jatuh ke dalam kemiskinan dan pengangguran."

Dalam laporannya Bank Dunia juga memperkirakan akan ada kemungkinan paling buruk, yakni kontraksi ekonomi global hingga 8% di 2020. Di 2021 ekonomi juga diprediksi akan sedikit membaik dan tumbuh 1%.

Sementara untuk pertumbuhan ekonomi di Indonesia, Bank Dunia memperkirakan pertumbuhan yang flat atau datar, di posisi 0%. Pertumbuhan negara ASEAN paling signifikan terjadi di Vietnam, yang meski melambat tetap tumbuh 2,8%.

Outlook terbaru Bank Dunia ini membuyarkan semua proyeksi awal tahun ini. Di mana ekonomi global diprediksi tumbuh 2,5% di 2020.

[Gambas:Video CNBC]



OECD: Global Kontraksi 6% Tapi Bisa Lebih Lagi
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading