Pertama Kali, China Laporkan Tidak Ada Kasus Corona Baru

News - dob, CNBC Indonesia
24 May 2020 07:30
Pengecekkan Virus Corona di Berbagai Bandara. (AP Photo/Emily Wang) Foto: Pengecekkan Virus Corona di Berbagai Bandara. (AP Photo/Emily Wang)
Jakarta, CNBC Indonesia- China mencatatkan tidak ada penambahan kasus baru dari virus corona (COVID-19) pada Jumat (22/5/2020). Ini merupakan pertama kali tidak ada penambahan pasien COVID-19 di China, sejak virus ini mewabah dari Wuhan pada akhir tahun lalu.

Dikutip dari Reuters, Komisi Kesehatan Nasional (NHC) CHINA mengungkap hal tersebut, sementara sehari sebelumnya masih ada empat kasus baru. Namun, ada dua kasus suspect COVID-19, yang satu diantara merupakan imported case, sementara satu lagi kemungkinan transmisi lokal di Provinsi Jilin.


"Kasus tanpa gejala baru dari COVID-19 turun menjadi 28 dari 35 sehari sebelumnya," kata NHC.


Sejak Maret kasus COVID-19 telah menurun secara tajam di China, terutama dalam kasus yang ditularkan secara lokal. Hal ini terjadi setelah pembatasan sosial besar-besaran untuk mengendalikan epidemi di berbagai provinsi.

Namun, China terus melihat masuknya kasus impor, yakni penularan dari orang yang berasal dari luar negeri. Hal ini melibatkan warga negara Tiongkok yang kembali dari luar negeri. Selain itu juga muncul klaster penularan baru dalam beberapa pekan terakhir di perbatasan provinsi Jilin dan Heilongjiang.


Wuhan juga melaporkan bulan ini munculnya kelompok infeksi pertama setelah penutupan kota atau lockdown dibuka pada 8 April lalu. Hal ini mendorong pihak berwenang untuk memperingatkan bahwa langkah-langkah penanggulangan epidemi tidak bisa dilonggarkan. Selain itu juga diluncurkan kampanye untuk menguji 11 juta penduduk Wuhan untuk COVID- 19.

Jumlah kasus yang dikonfirmasi di China daratan mencapai 82.971 dan jumlah kematian tetap tidak berubah di 4.634 orang. (dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading