306 Ribu Kendaraan Cabut dari Jakarta, Mudik Nih?

News - Muhammad Choirul Anwar, CNBC Indonesia
21 May 2020 15:03
Pengecekan Jalur Akses Cikarang Barat, Akses transportasi mobil pribadi dan bus angkutan penumpang dari tol Jakarta Cikampek menuju Karawang ditutup mulai Jumat (24/4/2020) jam 00.00 WIB. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Jakarta, CNBC Indonesia - Meski pemerintah melarang mudik, namun masih banyak kendaraan yang meninggalkan Jakarta jelang Lebaran 2020. Pada periode H-7 sampai H-4 Lebaran 2020 atau 17-20 Mei 2020, setidaknya sudah 306.682 kendaraan meninggalkan Jakarta via tol.

Angka itu merupakan data yang tercatat oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Kendati tidak dijelaskan apakah keperluan mobilitas kendaraan itu untuk mudik atau bukan, namun Jasa Marga mencatat, kendaraan berbondong-bondong keluar Jakarta melalui arah Timur, arah Barat dan arah Selatan.

Dalam keterangan resminya, Jasa Marga menyebut, lalu lintas (lalin) meninggalkan Jakarta dari arah timur merupakan kontribusi lalin dari dua Gerbang Tol (GT) pengganti GT Cikarang Utama.


Pertama, GT Cikampek Utama untuk pengguna jalan menuju Jalan Tol Trans Jawa. Kedua, GT Kalihurip Utama untuk pengguna jalan menuju Jalan Tol Cipularang-Padaleunyi.



Adapun rincian distribusi lalin sebagai berikut:
- GT Cikampek Utama 1, dengan jumlah 68.316 kendaraan, turun sebesar 79% dari Lebaran tahun 2019.
- GT Kalihurip Utama 1, dengan jumlah 53.292 kendaraan, turun sebesar 56% dari Lebaran tahun 2019.

Total kendaraan yang melintas menuju arah Timur adalah sebanyak 121.608 kendaraan, turun sebesar 73% dari Lebaran tahun 2019.

"Jasa Marga juga mencatat jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta dari arah Barat melalui GT Cikupa Jalan Tol Merak-Tangerang adalah sebesar 107.927 kendaraan, turun sebesar 42% dari Lebaran tahun 2019," tulis Jasa Marga.



Sementara itu, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta dari arah Selatan/Lokal melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi adalah sebesar 77.147 kendaraan, turun sebesar 30% dari Lebaran tahun 2019.

Secara keseluruhan, jumlah kendaraan yang keluar dari Jakarta turun 59% dari lalu lintas (lalin) di periode Lebaran tahun 2019. Untuk distribusi lalu lintas di ketiga arah adalah sebesar 40% dari arah Timur, 35% dari arah Barat dan 25% dari arah Selatan.

"Jasa Marga mengimbau kepada pengguna jalan tol untuk berpartisipasi aktif dalam mencegah penularan Covid-19, dengan tidak mudik dan tidak piknik di Lebaran Tahun 2020. Selain itu batasi perjalanan dan jaga jarak, keluar rumah hanya untuk keadaan yang mendesak serta wajib mengenakan masker jika harus beraktivitas di luar rumah," bebernya.



[Gambas:Video CNBC]




(gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading