Corona di DKI Turun, PSBB DKI Jakarta Selesai 21 Mei?

News - Yuni Astutik, CNBC Indonesia
15 May 2020 19:05
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan keterangan pers mengenai perpanjangan PSBB di Pendopo Balai Kota, Jakarta, Rabu (22/4).
Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah mencatat dalam dua hari terakhir terjdi penurunan kasus positif di DKI Jakarta, wilayah yang menjadi epicentrum penyebaran virus corona di Indonesia.

Pada Kamis (14/5/2020) jumlah pasien yang sembuh mencapai 136 orang, lebih banyak dibandingkan penambahan kasus baru 134 orang. Pada hari yang sama terjadi kasus kematian 3 orang.


Sementara hari ini, Jumat (15/5/2020) penambahan kasus positif harian di Jakarta semakin menyusut menjadi 86 orang, sementara yang sembuh mencapai 114 orang. Pada hari ini juga terjadi penambahan kasus kematian sebanyak 8 orang.


Juru Bicara Pemerintah Khusus Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto mengatakan beberapa kabupaten mencatatkan peningkatakan kasus positif yang signifikan, dan ada juga yang kasus positifnya semakin berkurang.

"Angka ini mencerminkan kasus positif masih terus meningkat, kalau melihat sebaran kabupaten terdampak semakin meluas, per kabupaten kota masih ada yg penambahannya semakin tinggi tapi ada juga yang hampir mendatar, baru hampir," katanya.
Memang, jika merujuk pada data, kasus aktif COVID-19 atau pasien dirawat di DKI Jakarta telah turun selama 2 hari. Dari 4.079 orang pada Rabu (13/5) menjadi 4.038 pada hari ini.
Sementara itu, pemerintah DKI Jakarta berdasarkan berdasarkan Keputusan Gubernur Nomor 412 Tahun 2020 kembali memperpanjang skema Pembatasan Sosial Bersakal Besar (PSBB).
Pertimbangannya adalah masih banyaknya ditemukan bukti penyebaran covid-19 dan banyaknya kasus baru. Sehingga, PSBB yang berakhir pada 7 Mei 2020 akan diperpanjang sampai 14 hari ke depan hingga 21 Mei 2020.

Meski diperpanjang, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan ada kabar baik beberapa waktu terakhir. Dia menyebut data pemakaman dengan protap Covid-19 dalam beberapa hari terakhir menunjukkan penurunan yang signifikan.

"Biasanya selama minggu-minggu sebelumnya, angka itu bisa sampai 50 bahkan lebih dari 50 per hari. Dalam beberapa hari terakhir ini di kisaran 30an sampai 40an, bahkan pernah di 29 selama dua hari berturut-turut. Apakah ini perlambatan sementara? Apakah ini tren permanen? Nanti kita harus pantau. Mudah-mudahan ini tren permanen, artinya sudah mulai turun," kata Anies belum lama ini.

Dia berpesan kepada masyarakat apabila ingin agar pandemi ini cepat selesai, maka semua harus sepakat, harus kompak untuk disiplin melaksanakannya.
"Semakin kita disiplin untuk berada di rumah, mengurangi aktivitas di luar, maka semakin sedikit interaksi, maka makin sedikit pula potensi penularan, maka Insya Allah wabah ini bisa lebih cepat kita selesaikan," pungkasnya.

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading