Pemerintah Sudah Sebar Rp 14,5 T untuk Kartu Sembako

News - Lidya Julita S, CNBC Indonesia
15 May 2020 18:29
Penyaluran bantuan paket sembako Presiden (Biro Pers Sekretariat Presiden/Muchlis Jr)
Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah terus memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. Terutama masyarakat yang kehilangan mata pencaharian akibat kebijakan sosial distancing hingga Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang ditetapkan pemerintah.

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Askolani mengatakan, bantuan diberikan melalui program sosial safety net (SSN) yang telah dianggarkan Rp 110 triliun. SSN tersebut akan disalurkan melalui Program Keluarga Harapan (PKH), kartu sembako hingga bantuan langsung tunai (BLT) baik di pemerintah pusat maupun di daerah.

"Banyak yang di PHK dan tak bisa mencari nafkah ini yang harus dibantu melalui social safety net," ujar Askolani di BNPB, Jumat (15/5/2020).


Ia menjelaskan bahkan untuk kartu sembako pemerintah telah menambah target jumlah penerima 4,8 juta dari sebelumnya 15,2 juta menjadi 20 juta KPM. Dari target 20 juta KPM tersebut, pemerintah telah menyalurkan kepada 17,5 juta KPM.

"Sampai 13 Mei sudah dialokasikan Rp 14,5 triliun untuk 17,5 juta KPM untuk menambah dari kegiatan kartu sembako di tahun 2020," kata Asko.

Sedangkan, program PKH hingga April 2020 telah disalurkan kepada 10 juta KPM. Kemudian untuk penerima BLT juga ditambahkan 9 juta penerima. Nantinya, penerima BLT adalah masyarakat yang tidak masuk dalam program PKH maupun kartu sembako.

Terutama masyarakat di desa yang selama ini tidak masuk kedua program tersebut akan menjadi perhatian pemerintah. Bahkan dana desa sebagian telah direalokasikan untuk BLT. Hanya saja yang menjadi tantangan adalah penyalurannya yang belum tepat sasaran.

"Pemerintah tak tinggal diam dan terus koordinasi untuk perbaikan alokasi dana perlindungan sosial. Pemerintah berpendapatan lebih baik ada duplikasi daripada malah yang seharusnya tidak dapat tidak mendapatkan itu," jelasnya.

Sementara itu, BLT untuk non Jabodetabek sudah dialokasikan kepada 5 juta KPM melalui Himbara dan Pos. "Di sini pun kami akui masih banyak tantangan untuk dapatkan tambahan bansos tunai kepada masyarakat. Tentunya akan kami sinergikan dengan program yang sudah ada on top yang diberikan kepada masyarakat," tutupnya.


(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading