BUMN Ini Sakti: Bikin Disinfektan, Ventilator, APD Hingga Bom

News - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
27 April 2020 13:11
Ventilator Pernapasan. (Istock/sturti)
Jakarta, CNBC Indonesia - Kemampuan BUMN strategis dikerahkan penuh dalam melawan pandemi corona atau covid-19. Salah satunya BUMN PT Pindad (Persero) yang jadi produsen 'dadakan' untuk produk-produk penting melawan corona.

PT Pindad (Persero) mampu membuat Ventilator Resutitator Manual (Pindad VRM), Ventilator Covent-20 kerjasama dengan Universitas Indonesia. Selain itu, juga membuat Disinfectan Fog Cannon, Mobile Sterilization Chamber Covid-19. Juga melalui anak usahanya PT Pindad Enjiniring Indonesia (PT PEI), mereka membuat dari yang paling mudah seperti cairan disinfektan hingga perlengkapan APD meliputi baju APD, Helm face shield dan kacamata.

Pindad selama ini dikenal sebagai produsen amunisi seperti bom, senjata, hingga kendaraan tempur. Berdasarkan penjelasan resmi dari Pindad, yang dikutip CNBC Indonesia, Senin (27/4), berikut daftar produk yang bisa dibuat Pindad.




Pindad VRM

Pindad VRM dirancang dan dikembangkan bersama tim ahli medis dari RSU Pindad sebagai solusi alternatif terhadap kekurangan ventilator dalam menangani pasien Covid-19 saat ini. Pindad VRM memiliki desain dan operasi sederhana, menggunakan komponen dan bahan baku lokal yang banyak tersedia di pasaran serta memenuhi kriteria minimum medis yang diperlukan (tidal volume, frekuensi pernapasan, dan lain-lain). Saat ini Pindad sedang mengajukan proses uji coba kelaikan alat ke Balai Pengamanan Fasilitas Kesehatan (BPFK).

Covent-20

Covent-20 adalah ventilator darurat dan transportasi dengan siklus waktu dan volume konstan yang dirancang untuk digunakan dalam pengaturan pra-rumah sakit, intra-rumah sakit, antar rumah sakit dan transportasi. Ventilator ini khusus digunakan untuk pasien dewasa dengan volume tidal dari 300 ml sampai dengan 600 ml yang berada dalam pernapasan spontan atau gangguan atau gagal pernafasan sehingga memerlukan dukungan ventilasi. Terdapat dua mode ventilasi pada Covent-20 yaitu CPAP (Oksigen terapi) dan CMV (pasien gagal napas).

"Pindad adalah BUMN yang paling siap dan mumpuni (secara teknologi dan fasilitas) dalam membuat ventilator, alat yang dirancang untuk membantu pasien gagal napas dengan memberikan penambahan oksigen. Pindad siap memproduksi secara massal ventilator jenis VRM dan Covent-20, Ventilator jenis transport ini," jelas Pindad.

Disinfectant Fog Cannon

Disinfectant Fog Cannon merupakan penembak disinfektan bermesin yang diterapkan pada kendaraan bermotor. Tersedia dalam 3 ukuran yakni besar (volume tanki 1000 L, diameter 900 mm, penggerak motor bensin), sedang (volume tanki 1000 L, diameter 700 mm, penggerak elektrik) dan kecil (Volume tanki 200 L, diameter 450 mm, penggerak elektrik). Cannon berukuran sedang yang diangkut menggunakan truk dapat menembakkan disinfektan dengan jangkauan jarak sejauh 10 m.

"Pindad telah menggunakan alat ini bekerjasama dengan Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung untuk melakukan penyemprotan disinfektan di berbagai titik Kota Bandung," jelas Pindad.

Mobile Sterilization Chamber Covid-19

Ini merupakan ruang sterilisasi yang menyemprotkan uap disinfektan ke seluruh tubuh untuk sterilisasi dari virus dan bakteri. Sterilization Chamber Pindad tidak menggunakan bahan berbahaya, non alcohol, toxic free dan PH Netral sehingga aman dan sesuai anjuran WHO.

Alat ini diciptakan karena kekhawatiran WHO Indonesia terkait bahan karsiogenik, chamber ini menggunakan desinfektan yang ramah lingkungan sehingga penggunaan chamber harus tetap dilanjutkan sebagai bagian dari pencegahan Covid-19.

Cairan Disinfektan & Perlengkapan APD

Anak usaha Pindad, PT PEI juga memproduksi cairan disinfektan ramah lingkungan yang sudah mendapat izin WHO serta perlengkapan APD yang terdiri dari baju APD, Helm face shield dan kacamata untuk mendukung keperluan medis dalam menangani pasien Covid-19.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sempat mengungkapkan perusahaan BUMN sudah bisa memproduksi ventilator untuk digunakan oleh pasien Covid-19. Ada dua BUMN yang sudah memproduksi ventilator yakni PT Pindad dan PT Dirgantara Indonesia (PTDI).

"Ventilator untuk pasien Covid yang selama ini impor dan mahal sekitar 500-700 juta rupiah per unit, sekarang bisa turun menjadi hanya 10-15 juta rupiah per unit produksi PT Pindad untuk tipe pasien akut dan PT Dirgantara Indonesia untuk tipe pasien moderat," kata Kang Emil, dalam akun Instagram resminya, @RidwanKamil, dikutip Minggu (26/4/2020).

[Gambas:Video CNBC]




(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading