Ganjar: Hampir Semua Investasi di Jateng Setop karena Corona

News - Exist in Exist, CNBC Indonesia
24 April 2020 07:54
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo (CNBC Indonesia/Chandra Gian Asmara)
Jakarta, CNBC Indonesia - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengungkapkan hampir semua komitmen investasi diĀ Jawa Tengah terpaksa ditunda alias pending akibat merebaknya pandemi COVID-19.

"Ya ini tidak bisa tertahankan memang. Yang investasi kemarin lagi seksi-seksinya mau masuk Jawa Tengah ini pending [hampir] semuanya," ujarnya kepada CNBC Indonesia dalam program Closing Bell, Kamis (24/4/2020).

Ganjar menjelaskan salah satu hambatan investasi yang dihadapi di tengah pandemi adalah kapal yang tidak bisa beroperasi dengan normal untuk mengangkut barang.




"Ya alhamdullilah masih ada [investasi] kecil-kecil yang kemarin sudah mulai berjalan, [...] Beberapa kemarin sudah mulai [berlanjut] begitu Hubei Wuhan selesai, kapal mulai jalan lagi. Sudah mulai lumayan alat-alat sedikit mulai masuk. Tapi tentu saja tidak menggembirakan. Jadi skenario berubah total," jelas Ganjar.

Selain itu, Ia juga menyebut penurunan investasi ini terjadi di beberapa sektor, mulai dari sektor energi, pariwisata, agroindustri, hingga tekstil. "Kemudian industri berat, otomotif, ada banyak sih yang kemarin sudah berkomitmen dengan kita."



Hal ini sesuai dengan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yang menunjukkan bahwa realisasi investasi asing di Jawa Tengah selama kuartal I 2020 anjlok.

Berdasarkan laporan BKPM, total PMA yang masuk ke Jateng pada kuartal I-2020 senilai US$ 321 juta. Nilai investasi tersebut tergerus hingga 58,6% dari realisasi kuartal I 2019 yang tercatat sebanyak US$ 776,8 juta

Dengan jumlah PMA tersebut, peringkat Jateng terjun bebas ke urutan 12 dibandingkan dengan PMA di berbagai wilayah lainnya. Padahal, pada kuartal I 2019 lalu, Jateng sempat menjadi provinsi dengan nilai PMA tertinggi ketiga. Saat ini, posisi Jateng justru ditempati oleh Maluku Utara dengan nilai PMA sebesar US$ 768,5 juta.

Berdasarkan data media harian COVID-19 per 23 April, ada 538 kasus corona di Jawa Tengah. Sebanyak 54 sembuh dan 53 meninggal.

Secara total, saat ini ada 7.775 kasus corona di RI. Di mana 960 sembuh dan 647 meninggal.

[Gambas:Video CNBC]





(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading