Internasional

Catat! Larangan Mudik Juga Berlaku Bagi WNI di Luar Negeri

News - Rehia Sebayang, CNBC Indonesia
22 April 2020 17:15
Teuku Faizasyah Plt Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI (CNBC Indonesia/Rehia Sebayang)

Jakarta, CNBC Indonesia - Mendekati datangnya bulan suci Ramadhan dan hari raya Idul Fitri, pemerintah Indonesia semakin tegas dalam mengimbau warga agar tidak pulang kampung atau mudik pada lebaran tahun ini. Hal itu ditujukan untuk menekan penyebaran wabah Covid-19 yang sedang merebak di banyak negara, termasuk di Indonesia.

Namun demikian, imbauan untuk tidak mudik itu bukan hanya berlaku bagi warga Indonesia yang ada di dalam negeri, melainkan juga untuk para WNI di luar negeri.



Sebagaimana disampaikan Plt Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Teuku Faizasyah, dalam sebuah video conference pada Rabu (22/4/2020), imbauan untuk tidak mudik juga telah disampaikan kepada para WNI di luar negeri, seperti di Malaysia dan Singapura.

"Sejalan dengan imbauan pemerintah untuk tidak melakukan mudik, perwakilan kita di luar negeri juga melakukan upaya memberikan imbauan kepada masyarakat," kata Faizasyah.

"Misalnya di Singapura, dubes (duta besar) kita juga telah memberikan kesempatan, beliau pada masyarakat kita di sana memberikan imbauan untuk tetap tinggal di Singapura dengan demikian tidak ada keperluan atau keharusan untuk kembali ke tanah air," lanjutnya.

Selain memberikan imbauan, pemerintah juga telah melakukan upaya lainnya untuk memastikan para warga Indonesia aman dan terpenuhi kebutuhannya di negara-negara tersebut. Misalnya seperti di Malaysia, di mana para WNI yang terdampak perintah pengendalian pergerakan (MCO) diberikan bantuan berupa sembako.

"Pemerintah Indonesia sangat aktif membagikan paket-paket sembako. Salah satu yang dilakukan, tentunya yang diharapkan menyebabkan masyarakat tetap bisa tinggal di sana dan tidak memutuskan kembali ke tanah air," kata Faizasyah.




Menurut Faizasyah, sampai tanggal 21 April, ada sebanyak 171.864 paket bantuan yang telah diberikan kepada para WNI. Di mana jumlah itu sudah termasuk dengan 58.479 paket bantuan yang berasal dari ormas atau masyarakat di sana, jelasnya.

"Paket bantuan ini diharapkan bisa juga memberikan kebutuhan mendasar sampai memasuki bulan Ramadhan untuk kurang lebih 2 minggu ke depan."

[Gambas:Video CNBC]


(res/res)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading