Peta Corona Jabar 3 April: 220 Positif, Depok Terbanyak

News - Arif Budiansyah, CNBC Indonesia
03 April 2020 09:09
Total kasus yang terkonfirmasi positif corona (COVID-19) di Jawa Barat (Jabar) pada Jumat (3/4/2020) berjumlah 220 kasus.
Jakarta, CNBC Indonesia - Total kasus yang terkonfirmasi positif corona (COVID-19) di Jawa Barat (Jabar) pada Jumat (3/4/2020) berjumlah 220 kasus. Data menyebutkan bahwa Kota Depok menjadi wilayah paling banyak kasus positif corona di Jabar saat ini.

Untuk memantau peta penyebaran kasus corona di Jabar, publik bisa langsung mengaksesnya di situs berikut : https://pikobar.jabarprov.go.id.

Berdasarkan pantauan CNBC Indonesia, data situs ini yang diupdate tanggal 3 April 2020 pukul 08.30 WIB menunjukkan ada total kasus sebanyak 15.707 Orang Dalam Pemantauan (ODP), 1.069 Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dan 220 kasus positif covid-19.

Selain itu, dari total totalkasusODP terhimpun 3.254 orang selesai pemantauan dan menyisakan 12.453 masih proses pemantauan, lalu, dari totalkasusPDP tercantum 278 orang selesai pengawasan dan 791 masih dalam pengawasan.


Di Jawa Barat, kasus yang terkonfirmasi sembuh dari virus corona disebutkan saat ini ada 11 orang dan yang meninggal berjumlah 21 orang.


Berikut daerah yang terdapat kasus positif corona yang masih menjalani perawatan di Jawa Barat, per 3 April :

Kota Depok : 31 kasus positif corona
Kota Bekasi : 28 kasus positif corona
Kota Bogor : 21 kasus positif corona
Kab. Bekasi : 15 kasus positif corona
Kota Bandung : 13 kasus positif corona
Kab. Bogor : 11 kasus positif corona
Kab. Karawang : 8 kasus positif corona
Kota Cimahi : 5 kasus positif corona
Kab. Bandung : 4 kasus positif corona
Kab. Cirebon : 2 kasus positif corona
Kab. Kuningan : 1 kasus positif corona
Kab. Majalengka : 1 kasus positif corona
Kab. Purwakarta : 1 kasus positif corona
Kab. Sukabumi : 1 kasus positif corona
Kab. Sumedang : 1 kasus positif corona
Kota Tasikmalaya : 1 kasus positif corona


Catatan saja, orang Dalam Pemantauan (ODP) merupakan pasien yang dipulangkan untuk dipantau kesehatannya selama 14 hari oleh Puskesmas di wilayah domisili.

Sementara Pasien Dalam Pengawasan (PDP) adalah pasien dirujuk ke RS Rujukan Covid-19 untuk mendapatkan perawatan dan pemeriksaan swab tenggorokan dan memastikan positif atau negatif Covid-19.


[Gambas:Video CNBC]




(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading