Hargai Nyawa, Anies: Kasus Corona Bukan Cuma Statistik!

News - Anisatul Umah, CNBC Indonesia
30 March 2020 19:17
Gubernur DKI Jakarta ungkap ada 283 kematian warga ibu kota yang diduga terkait corona
Jakarta, CNBC Indonesia- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan perkembangan terkini data warga ibu kota yang terinfeksi covid-19. Meski tertutup masker, suara Anies terdengar gemetar seperti menahan tangis saat menyampaikan kondisi terkini penularan corona di Jakarta.

Berdasar data per 30 Maret 2020, 720 orang dinyatakan positif terkena corona di Jakarta. Dari jumlah tersebut, sebanyak 76 orang meninggal dunia, dan 48 orang sembuh.

"Saya perlu sampaikan, saya garis bawahi saja bahwa penyebaran kondisi covid di DKI Jakarta ini masih amat mengkhawatirkan, tingkat penyebaran masih cukup tinggi dan lonjakan angka kasus cukup besar," ujarnya saat menyampaikan secara langsung dari kantornya, Senin (30/3/2020).


Pihak pemerintah juga berupaya menekankan dan sosialisasi tentang kelompok orang yang rentan terhadap covid-19, juga sosialisasi untuk mencegah penularan covid-19.

Anies menekankan agar warga memperhatikan para lansia yang berada di sekitarnya. "Ada sebagian lansia tinggal sendiri tanpa didampingi keluarga di situ harus ada pendampingan khusus. Dan kita sudah sampaikan ke RT dan RW untuk bisa berikan dukungan agar mereka bisa bertahan di rumah tanpa pergi ke luar."



Dari sini, suara Anies kemudian mulai bergetar untuk menyampaikan pesan perikutnya.

Ia bercerita soal meningkatnya proses pemakaman di Maret ini, terjadi pemulasaran dengan menggunakan protab covid-19. Yakni di mana jenazah dibungkus plastik dengan peti dan dimakamkan kurang dari 4 jam oleh petugas dengan menggunakan Alat Pelindung Diri.

Menurutnya sampai saat ini sudah terdapat 283 kasus sejak tanggal 6 Maret sampai 30 Maret. "Ini artinya masih ada dari mereka yang belum sempat dites, oleh karena itu tidak bisa disebut positif atau sudah dites tapi belum ada hasilnya kemudian wafat. Ini menggambarkan bahwa situasi di Jakarta terkait dengan covid mengkhawatirkan."

Dia, suaranya makin bergetar, kemudian meminta warga Jakarta tidak memandang 283 kasus ini sebagai statistik semata. "Itu adalah warga kita yang bulan lalu sehat, bisa berkegiatan, punya anak, punya istri dan saudara harus kita cegah pertambahannya dengan serius melakukan pembatasan. Tinggal di rumah, disiplin untuk jaga jarak."


[Gambas:Video CNBC]




(gus/gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading