Sejumlah Pejabat RI Terinfeksi COVID-19, Semoga Lekas Sembuh!

News - Rahajeng Kusumo Hastuti, CNBC Indonesia
25 March 2020 08:54
Penyebaran wabah virus corona atau Covid-19 semakin meluas, bahkan beberapa pejabat pemerintah positif terkena virus corona.
Jakarta, CNBC Indonesia - Penyebaran wabah virus corona atau Covid-19 semakin meluas, bahkan beberapa pejabat pemerintah positif terkena virus corona.

Pejabat publik pertama yang terekspose media positif terinfeksi covid-19 adalah Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang diumumkan positif Covid-19 beberapa waktu silam.

Setelah Menteri Perhubungan, Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Zulfikri, dikonfirmasi positif terinfeksi virus corona (Covid-19). Kepastian ini juga dibenarkan Staf Khusus Menteri Perhubungan Adita Irawati.


"Pada hari ini, Selasa, 24 Maret 2020 atas seizin dari yang bersangkutan, kami informasikan bahwa Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Bapak Zulfikri telah dinyatakan positif Covid-19," kata Adita ketika dikonfirmasi CNBC Indonesia, Selasa (24/3/20).

Adita menambahkan, meski dinyatakan positif, namun secara umum kondisi fisik Zulfikri dalam keadaan sehat. Zulfikri juga tengah melakukan karantina.

Dia menjelaskan bahwa Zulfikri telah melakukan tes swab bersama dengan istri pada tanggal 18 Maret 2020. Hasil tes itu, istri Zulfikri dinyatakan negatif Covid-19.


Sementara itu, di daerah beberapa pejabat juga mengumumkan positif terjangkit virus corona.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam akun instragramnya menyampaikan ada dua petinggi pemerintah daerah di Jabar yang positif terjangkit Covid-19. Selain Cellica, Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana juga positif corona

Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana mengatakan memohon doa kepada seluruh masyarakat Karawang demi kesembuhannya.

"Saat ini saya akan menjalankan isolasi secara mandiri di salah satu rumah sakit di Karawang," tulis Cellica di akun Instagram resminya seperti dikutip CNBC Indonesia, Selasa (24/3/2020).

Ia pun mengimbau dan memohon kepada masyarakat untuk tetap tinggal di rumah sementara waktu.

"Jujur saya tidak mengalami gejala apapun, sedikitpun, tapi virus itu tetap masuk. Jadi saya mohon untuk jalankan social distancing. Sehat selalu untuk semua," tulis Cellica.

Sebelum kepala daerah Kabupaten Karawang dan Kota Bandung, Wali Kota Bogor Bima Arya telah terlebih dahulu positif terjangkit Covid-19. Pengumuman itu disampaikan Bima via akun media sosialnya, Jumat (20/3/2020).

"Warga Bogor yang saya cintai tadi sore melalui sambungan telepon bapak gubernur Jabar menghubungi saya untuk menyampaikan hasil tes covid-19 yang saya jalani 2 hari lalu dan saya dinyatakan positif. Tentu walau tidak ada gejala-gejala signifikan hanya batuk-batuk kecil tapi saya putuskan untuk ikuti semua protokol dan semua prosedur menjalani isolasi diri dan percaya sepenuhnya pada RSUD Kota Bogor untuk menangani ini," ujar Bima.


Hingga Selasa (24/3/2020), pemerintah menyatakan jumlah pasien positif terjangkit virus corona (COVID-19) bertambah 107 orang sehingga total pasien corona di Tanah Air mencapai 686 orang hingga Selasa kemarin 24 Maret pukul 12.00 WIB.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan ada penambahan 107 kasus positif virus corona. "Perkembangan pada 23 Maret pukul 12.00 sampai 24 Maret pukul 12.00 ada penambahan kasus baru 107 orang yang terdistribusi di beberapa provinsi sehingga total kasus 686 orang," ujarnya dalam konferensi pers, Selasa (24/3/2020).

Ini adalah angka akumulasi sejak awal pemeriksaan, sementara tak ada penambahan kasus sembuh, sehingga total yang sembuh masih sama yakni 30 orang.


(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading