UN 2020 Dibatalkan Gegara Corona, Ini Opsi-opsi Penggantinya

News - Redaksi CNBC Indonesia, CNBC Indonesia
24 March 2020 11:28
Opsi yang dikaji pemerintah adalah ujian daring atau kumulatif nilai rapor
Jakarta, CNBC Indonesia- Pemerintah memutuskan untuk meniadakan ujian nasional bagi SD, SMP, dan SMA karena pandemi Covid-19 yang belum pasti kapan berakhirnya.

Hal itu diumumkan oleh Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda lewat akun instagramnya @syaifulhooda.

Syaiful menulis kebijakan ini diambil setelah digelar rapat daring antara Komisi X DPR RI yang diwakili olehnya dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim beserta jajarannya.


"Barusan selesai rapat daring dengan mendikbud dan jajaran, salah satu kita sepakati; Ujian Nasional (UN) SD, SMP, dan SMA ditiadakan," tulisnya, Selasa (24/3/2020).

[Gambas:Instagram]


Untuk syarat kelulusan para pelajar ini nantinya sedang dikaji beberapa opsi oleh pemerintah. Di antaranya adalah ujian nasional secara online atau daring.

"Kami sepakat bahwa opsi USBN ini hanya bisa dilakukan jika dilakukan secara daring, karena pada prinsipnya kami tidak ingin ada pengumpulan siswa secara fisik di gedung-gedung sekolah," tutur Syaiful, dikutip dari CNN Indonesia, Selasa (24/3/2020).



Tapi, ia menyadari bahwa opsi ujian nasional secara online hanya untuk beberapa sekolah saja yang memiliki kemampuan. Buat sekolah yang tidak memiliki sarana dan prasarana yang memadai dipertimbangkan opsi meluluskan peserta berdasar nilai rapor.

Para siswa akan dinilai dari pencapaian mereka selama sekolah. Untuk SD, maka sekolah akan menilai rapor kumulatif selama enam tahun. Sementara untuk SMP dan SMA akan dinilai dari pencapaian mereka selama tiga tahun.

"Jika USBN via daring tidak bisa dilakukan maka muncul opsi terakhir yakni metode kelulusan akan dilakukan dengan menimbang nilai kumulatif siswa selama belajar di sekolah," ucapnya.


(gus/gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading