Ini Alasan Jokowi Bikin Gugus Tugas Tangani Covid-19

News - Rehia Sebayang, CNBC Indonesia
15 March 2020 16:35
Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) membeberkan alasannya membentuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) membeberkan alasannya membentuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), yang dibentuk tak lama setelah Indonesia melaporkan kasus Covid-19 awal bulan ini.

Salah satu alasan itu adalah karena tidak meratanya tingkat penyebaran wabah corona di Indonesia akibat keadaan geografis negara yang berupa kepulauan. Sebelumnya, Jokowi telah menunjuk Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Letjen TNI Doni Monardo sebagai Ketua Pelaksana gugus tersebut.



"Gugus tugas ini telah bekerja secara efektif dengan mensinergikan kekuatan nasional kita, baik pusat maupun daerah, melibatkan ASN, TNI dan Polri serta melibatkan dukungan dari swasta, lembaga sosial dan perguruan tinggi." Kata Jokowi dalam keterangan pers terkait perkembangan penyebaran COVID-19 di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Minggu (15/3/2020).

"Sebagai negara besar dan negara kepulauan, tingkat penyebaran COVID-19 ini derajatnya bervariasi antara daerah satu dengan yang lain. Oleh karena itu, saya minta kepada seluruh Gubernur, kepada seluruh Bupati, kepada seluruh wali kota, untuk terus memonitor kondisi daerah dan terus berkonsultasi dengan pakar medis dalam menelaah setiap situasi yang ada."

Jokowi juga meminta para kepala daerah untuk terus berkonsultasi dengan BNPB untuk menentukan status daerahnya, menjadi siaga darurat atau tanggap darurat bencana non-alam.

"Berdasarkan status kedaruratan daerah tersebut, jajaran pemerintah daerah dibantu TNI dan Polri serta dukungan dari pemerintah pusat unutk terus melakukan langkah-langkah yang efektif dan efisien dalam menangani penyebaran dan dampak COVID-19." jelasnya.



Kasus Covid-19 di Indonesia sendiri kembali meningkat pada Minggu (15/3/2020). Jumlah pasien positif Covid-19 naik 21 kasus, menjadi 117 kasus secara total sejauh ini. Di mana angka kematian sebanyak lima orang.

"Per hari ini dari lab yang saya terima pagi ya, hari ini kita dapatkan 21 kasus baru," ujar Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.


[Gambas:Video CNBC]




(res/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading