Pengunjung Mal Grand Indonesia Drop 15% Gegara Corona

News - Anisatul Umah, CNBC Indonesia
11 March 2020 19:58
Pengunjung mal di Jakarta mengalami tren turun sejalan kasus corona di Indonesia.
Jakarta, CNBC Indonesia - Penurunan jumlah pengunjung terjadi di sejumlah mal di Jakarta, bahkan ada mal-mal sepi dari pengunjung semenjak Indonesia mengkonfirmasi kasus corona 2 Maret 2020 lalu. Hal ini diakui oleh pengelola mal Grand Indonesia (GI).

Corporate Communications Grand Indonesia Annisa Hazarini membenarkan sejak adanya wabah corona jumlah pengunjung ke mal turun. Jumlah pengunjung rata-rata pada saat weekdays 56.000 - 60.000 pengunjung per hari. Kemudian untuk weekend sekitar 65.000 - 70.000 pengunjung.

"Kalau penurunan jumlah pengunjung pasti adanya. Kalau kami lihat dari prosentase penurunannya fluktuatif, sekitar 10-15%, dan ini juga kami pantau terus," ungkapnya kepada CNBC Indonesia, Rabu, (11/03/2020).




Ia mengatakan untuk antisipasi corona, sesuai dengan arahan dari Dinas Kesehatan dan Kementerian Kesehatan pihaknya menyediakan hand sanitizer di setiap lantai. Lalu untuk proses pembersihan pihaknya juga dilakukan peningkatan dibandingkan sebelumnya.

Terutama di titik-titik yang bersentuhan langsung dengan para pengunjung. Seperti pegangan pintu, pegangan railing, pegangan eskalator, tombol lift, toilet, serta koridor.

"Hal ini kami lakukan untuk tetap menjaga kenyamanan pada pengunjung Grand Indonesia," jelasnya.

Hal ini terjadi juga di Plaza Senayan, terutama di SOGO. Direktur PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) Handaka Santosa mengatakan bahwa ada penurunan pengunjung terhadap SOGO saat kasus positif corona diumumkan. Dia pun memutar otak untuk menarik minat konsumen dengan membuat berbagai promosi.

"Kalau saya lihat pengunjung ini tentunya sedikit banyak ada pengurangan. Itu artinya kami memberikan gimmick promosi untuk membuat customer tertarik untuk berbelanja," ujar Handaka saat ulang tahun SOGO ke-30 di kawasan Jakarta Pusat, Selasa (3/3/2020)

Dia menuturkan bahwa pengurangan pengunjung sekitar 10 persen. Pihaknya mencoba meyakinkan bahwa para pelanggan yang berbelanja tetap aman dari penyebaran virus corona.

[Gambas:Video CNBC]




(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading