Bawang Putih Meroket, Terjadi Inflasi 0,28% di Februari 2020
Lidya Julita S,
CNBC Indonesia
02 March 2020 11:12
Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Februari 2020. Terjadi inflasi sebesar 0,28% di periode ini.
73 kota mengalami inflasi dan 17 kota mengalami deflasi.
Inflasi tahun ke tahun atau year on year tercatat 2,98%.
Demikian disampaikan oleh Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Yunita Rusanti di Kantor BPS, Senin (2/3/2020).
"Inflasi tertinggi terjadi di Sintang 1,21% sedangkan inflasi terendah di Parepare 0,02%," kata Yunita.
Inflasi 0,28% di Februari 2020 ini lebih tinggi dibandingkan dengan Februari 2019 lalu di mana terjadi deflasi 0,08%.
"Jika dilihat satu persatu, komoditas yang memberi sumbangan inflasi adalah kelompok makanan dan minuman," kata Yunita.
"Komoditasnya adalah bawang putih dengan andil ke inflasi yang terbesar yakni 0,09%, Cabai Merah dengan andil 0,06%, Dagang Ayam Ras, dan Jeruk masing-masing andil 0,02%," tutur Yunita.
Inflasi inti pada Februari 2020 mencapai 0,14%.
(dru) Add
as a preferred
source on Google
Next Article
Cabai yang Makin 'Pedas' Dorong Terjadinya Inflasi Oktober
73 kota mengalami inflasi dan 17 kota mengalami deflasi.
Inflasi tahun ke tahun atau year on year tercatat 2,98%.
Foto: BPS mengumumkan inflasi Februari 2020 di kantor pusat BPS. (CNBC Indonesia/Lidya Kembaren) |
"Inflasi tertinggi terjadi di Sintang 1,21% sedangkan inflasi terendah di Parepare 0,02%," kata Yunita.
Inflasi 0,28% di Februari 2020 ini lebih tinggi dibandingkan dengan Februari 2019 lalu di mana terjadi deflasi 0,08%.
"Jika dilihat satu persatu, komoditas yang memberi sumbangan inflasi adalah kelompok makanan dan minuman," kata Yunita.
"Komoditasnya adalah bawang putih dengan andil ke inflasi yang terbesar yakni 0,09%, Cabai Merah dengan andil 0,06%, Dagang Ayam Ras, dan Jeruk masing-masing andil 0,02%," tutur Yunita.
Inflasi inti pada Februari 2020 mencapai 0,14%.
(dru) Add
source on Google
Foto: BPS mengumumkan inflasi Februari 2020 di kantor pusat BPS. (CNBC Indonesia/Lidya Kembaren)