Economic Outlook 2020

Pamer Insentif Pariwisata, Sri Mulyani: Yuk, Kita Pergi!

News - Lidya Julita Sembiring, CNBC Indonesia
26 February 2020 11:14
Sri Mulyani beberkan insentif yang diberikan oleh pemerintah di sektor pariwisata.
Jakarta, CNBC Indonesia- Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan salah satu upaya pemerintah untuk meminimalisir dampak corona adalah dengan memberikan setumpuk paket dan insentif yang bertujuan untuk mendukung konsumsi, investasi, dan sektor pariwisata.

"Pariwisata selama tidak ada penerbangan, seluruh destinasi pariwisata, hotel, restoran, terpengaruh, makanya kita berikan paket untuk menaikkan wisatawan mancanegara," kata Sri Mulyani dalam acara CNBC Indonesia Outlook 2020, Rabu (26/2/2020).




Insentif yang diturunkan untuk wisatawan mancanegara mencapai Rp 290 miliar yang akan dialokasikan untuk travel agent dan maskapai penerbangan.


Tidak cuma wisatawan mancanegara, tapi juga wisatawan domestik. Terutama saat low season, kata dia, akan diberikan diskon tiket hingga 30% untuk 10 destinasi wisata yang diproyeksi akan terpengaruh dari penurunan sektor pariwisata tahun ini.



"Ini diperkirakan biaya yang akan keluar Rp 490 miliar sampai Rp 500 miliar," katanya.

Lalu, lanjutnya, pemerintah juga menihilkan pajak hotel dan restoran di 10 destinasi wisata dari Danau Toba hingga Manado. Sebagai gantinya, pemerintah akan memberikan subsidi atau hibah ke pemerintah daerah terdampak senilai Rp 3,3 triliun.



"Pemda tidak rugi karena kita kompensasi," jelasnya.

Dengan segala insentif ini, ia mengharapkan akan menaikkan minat jalan-jalan atau travelling baik untuk turis domestik maupun turis mancanegara di luar China.

"Jadi ini harusnya didukung, dari sini bikin di IG (instagram). Yuk, kita sekarang pergi."




(gus/gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading