Ini Beda Skema Pensiun PNS RI dengan Malaysia & Thailand

News - Tirta Citradi, CNBC Indonesia
21 February 2020 17:23
Jakarta, CNBC Indonesia - Aparatur Sipil Negara (ASN) atau yang lebih dikenal dengan PNS sempat diwacanakan mendapat tunjangan pensiun sebesar Rp 1 M. Rencana itu sempat menjadi perbincangan hangat di berbagai kalangan.

Mulanya kabar tersebut tersiar setelah Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara, Tjahjo Kumolo yang mengatakan telah berkomunikasi dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani terkait dengan upaya peningkatan pensiun pegawai.

"Kemarin kami sudah berkomunikasi dengan Ibu Menteri Keuangan soal bagaimana meningkatkan pensiun pegawai," kata Tjahjo.


"Kita kemarin juga sudah mengundang BTN. BTN clear bisa menggaji dan kami juga sudah meminta begitu ASN pensiun minimal dapat Rp 1 miliar bisa dihitung dengan baik" jelasnya.

Namun setelah kabar itu beredar Tjahjo memberikan keterangan resmi kepada CNBC Indonesia bahwa dirinya tidak pernah memberikan usulan tersebut kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Skema pensiun yang dianut di Indonesia saat ini menggunakan sistem pay as you go. Artinya pemerintah melalui APBN membayarkan 100% uang pensiun untuk PNS. Peraturan Pemerintah (PP) nomor 18 tahun 2019 mengatur tentang skema pensiun di Indonesia.

Pensiunan pokok yang diterima tidak hanya berlaku bagi PNS saja tetapi juga berlaku untuk Polri dan TNI yang meliputi tunjangan untuk anak hingga tunjangan tua seperti dikutip CNBC Indonesia melalui beleid aturan tersebut.

Di Indonesia usia untuk PNS pensiun dimulai dari usia 58 tahun. Setelah pensiun PNS akan menerima tunjangan per bulan seperti layaknya mendapat gaji tiap bulannya.

Skema uang pensiun yang sepenuhnya ditanggung pemerintah ini dikenal dengan istilah defined-benefit. Beberapa negara di kawasan Asia Tenggara juga menganut sistem ini untuk skema pensiun bagi PNS-nya.

Walau memiliki beberapa kesamaan, tetapi skema pensiun di negara Asia Tenggara juga memiliki beberapa perbedaan. Berikut ini adalah skema pensiun di negara-negara lain di kawasan Asia Tenggara.

Malaysia

Menurut kajian yang dipublikasikan oleh Asian Development Bank (ADB) pada 2012, Malaysia merupakan salah satu negara yang ada di kawasan Asia Tenggara yang menganut sistem defined benefits.

Dalam kajian itu ADB menyebut bahwa jumlah PNS di Malaysia pada 2008 mencapai 1,24 juta orang atau setara dengan 11% dari total tenaga kerja dan 4% dari total populasi. Total pensiunan PNS pada 2008 mencapai 0,53 juta dengan ongkos pensiun mencapai RM 8,1 miliar atau setara dengan 1% PDB Malaysia.

NEXT > Thailand
Skema Pensiun PNS di Thailand
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading