Bahlil Targetkan EoDB RI Peringkat 50, Jokowi: Enak Aja!

News - Cantika Adinda Putri & Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
20 February 2020 11:18
Bahlil Targetkan EoDB RI Peringkat 50, Jokowi: Enak Aja!
Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo membuka Rapat Koordinasi Nasional Investasi di Hotel The Ritz-Carlton, Jakarta, Kamis (20/2/2020). Dalam sambutannya, Jokowi berbicara perihal peringkat kemudahan berusaha alias ease of doing business (Ease of Doing Business/EoDB). Saat ini, Indonesia berada di peringkat ke-73.

"Dulu 220, meloncat ke-73 bukan sesuatu yang mudah. Biasanya naik hanya dua. Tapi saya gak mau angka itu, ranking 73 itu masih ranking nanggung. Setuju?," tanya Jokowi yang dijawab 'setuju' para peserta rakornas yang hadir.

Jokowi lantas meminta agar posisi EoDB Indonesia berada di bawah urutan 40. Sementara Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia menargetkan posisi 50.


"Enak aja 50. Di bawah 40 itu baru karena posisi kita di Asia di ranking enam. Kita kalah dengan Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, Filipina, Brunei Darussalam. Filipina kita masih menang. Kita menangnya hanya dengan Laos, Kamboja," kata Jokowi.

Bahlil Targetkan EoDB RI Peringkat 50, Jokowi: Enak Aja!Foto: Rapat Koordinasi Nasional Investasi 2020 di The Ritz-Carlton Hotel, Jakarta, Kamis (20/2/2020) (CNBC Indonesia/Chandra Gian Asmara)


Lalu, apa yang harus dibenahi? Jokowi menyebut detailnya akan disampaikan Menko Kemaritiman dan Investasi Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan. Namun, eks Wali Kota Solo itu mencontohkan satu aspek, misalnya memulai usaha.

"Ini berarti kita datang ke kantor perizinan. Tahun 2019 angka kita (EoDB) masih di 134. Tahun depan, saya minta nurun 71. Memang berat saya tahu. Tapi apa yang harus diselesaikan, kelihatan. Ditunjukkan lagi gampang. Hanya tinggal niat mau gak nyelesaikan ini," ujar Jokowi.

[Gambas:Video CNBC]




(miq/dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading