Bos Freeport Indonesia Buka-bukaan Soal Setoran untuk Negara

News - Anisatul Umah, CNBC Indonesia
20 February 2020 10:11
Manfaat ekonomi yang diperoleh ke penerimaan negara sebesar 59%.
Jakarta, CNBC Indonesia - Direktur Utama PT Freeport Indonesia (PTFI) Tony Wenas menyebut dalam kurun waktu 1992-2018 setoran yang dilakukan PTFI lebih banyak ke penerimaan negara daripada ke penerimaan dividen Freeport-McMoran (FCX). Manfaat ekonomi yang diperoleh ke penerimaan negara sebesar 59%.

Penerimaan negara ini dalam bentuk pajak, royalti, dividen, dan pungutan lainnya dengan nilai sebesar US$ 19,5 miliar atau sekitar Rp 265 triliun dengan kurs Rp 13.600. Sementara penerimaan dividen yang diterima FCX dari PTFI setelah dipotong pajak yakni sebesar 41%sekitar US$ 13,5 miliar atau sekitar Rp183 triliun.


"Penerimaan negara 59% ke negara 41% investor dalam bentuk dividen saja," ungka Tony dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU), Rabu, (19/02/2020).


Total penerimaan negara sebesar US$ 19,5% terdiri dari US$ 1,6 miliar dividen pemerintah/ Inalum. Kemudian, US$ 2,33 miliar berasal dari royalti dan dari pungutan pajak serta lainnya sebesar US$ 15,58 miliar.


Lalu kontribusi US$ 41,9 miliar ke perekonomian Indonesia dengan manfaat tidak langsung. Yakni melalui pembayaran gaji karyawan, pembelian dalam negeri, pengembangan masyarakat, pembangunan daerah, dan investasi dalam negeri.

Setoran Meroket Setelah Kontrak Jadi IUPK
Setelah berganti dari Kontrak Karya (KK) menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK), setoran Freeport ke RI mengalami peningkatan. Direktur Utama PTFI Tony Wenas menerangkan peningkatan pendapatan negara (Nasional) termasuk yang diterima daerah sebesar US$ 1,68 miliar per tahun, meningkat menjadi US$ 1,72 miliar saat kontrak berganti jadi IUPK.

Peningkatan pendapatan daerah (Provinsi Papua) saat masih KK sebesar US$ 4 juta. Kemudian meningkat menjadi US$ 149 juta saat kontrak berganti jadi IUPK. Pendapatan Provinsi Papua termasuk yang diterima Kabupaten Mimika dan Kabupaten/Kota lain di Provinsi Papua.


Lalu, peningkatan pendapatan daerah (Kabupaten Mimika) saat masih KK sebesar US$ 1,6 juta. Meningkat jadi US$ 58 juta saat jadi IUPK. Pendapatan daerah Kabupaten Mimika termasuk bagian daerah dari keuntungan bersih.

"Pada KK, Pendapatan negara US$ 1,6 miliar. IUPK pendapatannya naik US$ 1,72 miliar. Pemda, KK itu US$ 4 juta per tahun. IUPK sebesar US$ 149 juta per tahun. Mimika aja KK US$ 1,6 juta per tahun. IUPK US$ 58 juta per tahun," terangnya. (*) (hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading