HSBC Mau PHK 35 Ribu Karyawan

News - Rehia Sebayang, CNBC Indonesia
18 February 2020 18:31
HSBC Holdings berencana mengurangi 35 ribu orang pekerjanya selama tiga tahun ke depan.
Jakarta, CNBC IndonesiaHSBC Holdings berencana mengurangi 35 ribu orang pekerjanya selama tiga tahun ke depan, dan melepas aset yang dimilikinya senilai US$ 100 miliar.

Rencana itu termasuk dalam upaya restrukturisasi besar-besaran yang dilakukan bank asal Inggris tersebut. Ini untuk memangkas biaya perusahaan senilai US$ 4,5 miliar hingga 2022.

HSBC mengatakan, sebagian besar karyawan yang akan terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) berasal dari bisnis perbankan investasi di Amerika Serikat (AS) dan Eropa. HSBC saat ini beroperasi di lebih dari 50 negara.


"Totalitas dari program ini adalah bahwa jumlah karyawan kami akan berkurang dari 235.000 menjadi 200.000 selama tiga tahun ke depan," kata Noel Quinn, Kepala Eksekutif Sementara HSBC, kepada Reuters, Selasa (19/2/2020).


Upaya itu diumumkan HSBC setelah melaporkan penurunan laba 2019. Bank yang menghasilkan sebagian besar pendapatannya di Asia itu melaporkan laba tahunan sebelum pajak sebesar US$ 13,35 miliar, sebagaimana dilaporkan BBC.

Upaya itu juga diumumkan saat bank menghadapi tekanan yang semakin meningkat akibat merebaknya wabah virus corona di China dan banyak negara di dunia, katanya.

Selain itu, bank juga mendapat tekanan dari melambatnya pertumbuhan pendapatan di pasar utama, juga akibat gangguan dari keluarnya Inggris dari Uni Eropa (Brexit). Lebih lanjut, bank juga mendapat tantangan dari suku bunga bank sentral yang lebih rendah.

"Dalam jangka panjang hal itu dapat mengurangi pendapatan dan menyebabkan kredit macet naik karena rantai pasokan terganggu," kata Quinn.

[Gambas:Video CNBC]




(wed/wed)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading