Internasional

Kenang Kematian Soleimani, Rudal Katyusha Serang Militer AS

News - Rehia Sebayang, CNBC Indonesia
14 February 2020 12:11
Sebuah roket kembali menghantam militer AS di Irak.
Jakarta, CNBC Indonesia - Sebuah roket kembali menghantam militer Amerika Serikat di Irak. Kejadian ini dilaporkan terjadi Kamis (13/2/2020) malam, di basis militer Irak K1, yang dipenuhi tentara AS.

Sebagaimana dikutip dari Al Jazeera serangan ini datang saat puncak peringatan 40 hari kematian Jenderal Iran Qasem Soleimani. Ia adalah pemimpin pasukan sayap kanan Garda Militer Iran, yang terbunuh dalam serangan militer AS ke Bandara International Baghdad 3 Januari lalu.


"Ada kemungkinan ini ada kaitannya dengan puncak peringatan 40 hari kematian Soleimani hari ini," kata seorang koresponden media itu, Simona Foltyn.


"Ada kekhawatiran bahwa serangan roket seperti itu akan memicu respons (AS) yang akan membawa eskalasi lagi dalam krisis yang baru saja mereda."



Sebelumnya sumber keamanan Irak mengatakan roket Katyusha menghantam area terbuka di pangkalan tersebut sekitar pukul 20:45 waktu setempat. Namun AFP melaporkan belum ada korban dari serangan tersebut.

Pasukan AS pun dikatakan sudah menemukan posisi pelaku penembak rudal. Landasan peluncuran rudal berada sekitar lima kilometer dari K1.

"Saat ini, masih ada 11 roket yang belum ditembakkan," tulis media Prancis itu.

Ini merupakan serangan ke-20 yang ditujukkan ke AS, setelah serangan di Kedutaan Besar negeri itu di Baghdad awal Februari lalu. Serangan ini juga merupakan serangan kedua, yang ditujukan ke pangkalan K1, setelah 27 Desember lalu.

Saat itu 30 roket ditembakkan dan menewaskan satu warga AS. Washington kemudian menyalahkan roket Kataeb buatan kelompok Hizbullah, sebuah faksi militer Irak yang dekat dengan Iran.

Serangan balasan, ketika itu, diluncurkan AS dan menewaskan 25 orang tentara Hizbullah. Serangan tersebut juga menjadi alasan AS meluncurkan pesawat tak berawak ke Bandara Baghdad, yang menewaskan Soleimani.

[Gambas:Video CNBC]







(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading