Di Balik Laporan Terbaru Moody's Soal Indonesia, Kacau!

News - Tirta Citradi, CNBC Indonesia
11 February 2020 12:29
Moody's kukuhkan RI sebagai negara layak investasi. Jangan bangga dulu karena banyak catatanya
Jakarta, CNBC Indonesia - Moody's kukuhkan peringkat surat utang pemerintah RI sebagai instrumen yang layak investasi (Investment Grade). Eitssss..... jangan senang dulu, karena banyak catatannya. Banyak.....

Dalam rilis Bank Indonesia (BI), Lembaga pemeringkat Moodys's Investor Services (Moody's) mengafirmasi peringkat sovereign credit rating Indonesia pada level Baa2/outlook stabil (Investment Grade) pada 10 Februari 2020.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur BI Perry Warjiyo memberikan komentarnya. "Afirmasi rating Indonesia pada level Baa2 dengan outlook stabil oleh Moody's mengonfirmasi optimisme stakeholders internasional terhadap prospek perekonomian Indonesia di tengah tantangan global maupun domestik."


Prospek perekonomian yang tetap positif tersebut merupakan hasil dari sinergi bauran kebijakan yang selaras antara Bank Indonesia dan Pemerintah dalam menjaga stabilitas makroekonomi dan mendorong momentum pertumbuhan ekonomi.

Ke depan, Bank Indonesia akan mencermati perkembangan ekonomi global dan domestik dalam memanfaatkan ruang bauran kebijakan yang akomodatif untuk menjaga tetap terkendalinya inflasi dan stabilitas eksternal, serta turut mendukung momentum pertumbuhan ekonomi."

Dalam rilis BI ditulis : "...Moody's menyatakan faktor kunci yang mendukung keputusan tersebut adalah pertumbuhan ekonomi yang kuat dan stabil serta rendahnya beban utang Pemerintah, yang dijaga melalui konsistensi disiplin fiskal dan penekanan pada stabilitas makroekonomi"

Namun dalam assessment Moody's, Indonesia juga menghadapi tantangan dalam metrik kreditnya. Tantangan tersebut meliputi tiga hal. Pertama adalah rendahnya penerimaan negara yang dapat mempengaruhi profil kredit Indonesia.

Kedua adalah ketergantungan RI terhadap pendanaan eksternal dan yang terakhir adalah struktur ekonomi Indonesia yang masih riskan terhadap siklus pada sektor komoditas.

Artinya walau pertumbuhan ekonominya kuat dan stabil Indonesia masih menghadapi tantangan yang besar lho. Walaupun stabil, pertumbuhan ekonomi RI mentok di batas bawah angka 5%. Pertumbuhan ekonomi RI lima tahun terakhir berada di kisaran 4,9% - 5,2%.

Pertumbuhan ekonomi RI 2019 malah miris. Sejak kuartal pertama hingga akhir tahun pertumbuhan ekonomi terus melambat. Pada kuartal pertama tahun lalu, pertumbuhan ekonomi RI berada di angka 5,07% dan di kuartal terakhir bahkan di bawah 5% yaitu di 4,97% secara year on year.

Bahkan untuk tahun 2020 Moody's meramal pertumbuhan ekonomi pada 2020 ada kemungkinan berada di bawah 5% mengingat perlambatan pertumbuhan ekonomi global masih dapat terjadi.

Dalam rilis assessment, Moody's mengatakan bahwa walau ekonomi Indonesia tumbuh melambat dan hanya di angka 5%. Namun masih lebih baik dari negara lain dengan rating yang sama.

Di sini Moody's kembali memberikan catatannya untuk Indonesia. Potensi pertumbuhan ekonomi Indonesia terhambat oleh aturan dan isu ekonomi struktural lainnya seperti gap pada infrastruktur, sistem aturan atau regulasi yang membebani hingga pasar keuangan domestik yang dangkal.

NEXT >>>

Catatan Untuk Perekonomian RI dari Moody's
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading