Kian Merajalela, Kasus Corona Sudah Tembus 40.000 Lebih

News - Rehia Sebayang, CNBC Indonesia
10 February 2020 09:28
Corona virus jenis baru (2019-nCoV) yang ditemukan di kota Wuhan, China pada Desember lalu, semakin merajalela.

Jakarta, CNBC Indonesia - Corona virus jenis baru (2019-nCoV) yang ditemukan di kota Wuhan, China pada Desember lalu, semakin merajalela. Jumlah infeksi yang sudah dikonfirmasi akibat virus mematikan ini dilaporkan telah mencapai lebih dari 40.00 kasus per Senin (10/2/2020).

"Secara nasional ada lebih dari 3.000 kasus baru dilaporkan," kata Komisi Kesehatan Nasional, sebagaimana dilaporkan AFP. Ini membuat total kasus menjadi sebanyak 40.171 di China saja.

Sementara dalam hal kematian, komisi kesehatan mengatakan ada 97 kematian baru akibat virus yang mirip SARS tersebut.


"Dari total itu, 91 kasus kematian baru terjadi di Provinsi Hubei yang terdampak paling parah, sehingga jumlah korban secara nasional menjadi 908 orang." jelasnya.

Data ini sama dengan data yang disajikan Johns Hopkins melalui Gisanddata yakni korban tewas pagi ini mencapai 908 orang, dari jumlah itu khusus di Hubei saja mencapai 871 orang. Adapun di luar China yakni Hong Kong dan Filipina masing-masing 1 orang. Sebanyak 40.378 orang terinfeksi.

Jumlah korban tewas dan terinfeksi ini telah melampaui jumlah yang tewas dan terjangkit wabah Sindrom Pernafasan Akut Parah (SARS). Pada saat mewabah di 2002-2003 lalu, SASR menewaskan 744 di seluruh dunia.

Namun begitu, komisi kesehatan juga mengatakan jumlah pasien yang pulih tidak kalah banyaknya dari yang baru terjangkit.


"Sebanyak 3.281 pasien yang terinfeksi virus telah dipulangkan dari rumah sakit setelah pemulihan per akhir hari Minggu," kata otoritas kesehatan sebagaimana dilaporkan Straits Times.

"Pada hari Minggu ada 632 orang keluar dari rumah sakit setelah pemulihan, termasuk 356 di Hubei." tambahnya.


Ngeri, Kasus Corona Sudah Capai 40.000 LebihFoto: Orang-orang mengantri untuk membeli masker di sebuah toko kosmetik di Hong Kong. (AP Photo/Achmad Ibrahim)


Saat penyebaran wabah corona kian tak terkendalikan, Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan tim lanjutan yang dipimpin WHO telah dikirimkan ke China untuk membantu penanganan secara langsung.

"Saya baru saja berada di bandara melihat para anggota tim terdepan untuk misi ahli internasional #2019nCoV yang dipimpin oleh WHO untuk #China, dipimpin oleh Dr Bruce Aylward, veteran dari keadaan darurat kesehatan masyarakat di masa lalu." tulis Tedros di Twitternya, Senin.



[Gambas:Video CNBC]





(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading