Virus Corona, Gegara Warga Wuhan Hobi Makan Tikus, Ular Cs?

News - Rehia Sebayang, CNBC Indonesia
24 January 2020 12:14
Virus Corona, Gegara Warga Wuhan Hobi Makan Tikus, Ular Cs?
Jakarta, CNBC IndonesiaPenyebaran virus corona semakin menjadi-jadi, dilaporkan sudah 830 orang terinfeksi dan 25 orang meninggal dunia akibat virus mematikan ini.

Untuk menghentikan penyebaran virus, Pemerintah China bahkan sudah mengisolir kota Wuhan sejak kemarin. Semua akses menuju dan keluar dari kota tersebut ditutup, untuk mengisolir sekaligus mencari tahu penyebab munculnya virus.

Salah satu lokasi yang jadi sorotan untuk cari penyebab munculnya virus adalah pasar makanan laut Huanan di pusat kota Wuhan, yang diketahui tak cuma menjual makanan laut tapi ternyata juga makanan berupa hewan-hewan liar.


Pemerintah China menduga virus corona berasal dari hewan-hewan liar yang dijual di tempat jajanan tersebut. Apalagi sejumlah penderita awal yang terjangkit virus Novel 201 Coronavirus (2019-nCoV) itu adalah karyawan pasar makanan tersebut.


[Gambas:Video CNBC]



"Pihak berwenang percaya virus itu kemungkinan berasal dari binatang buas di pasar makanan laut meskipun sumber pastinya masih belum ditentukan." kata Dr Gao Fu, direktur pusat pengendalian dan pencegahan penyakit China.

Vendor pasar makanan dan media China melaporkan, Pasar Makanan Laut Huanan menjual berbagai jenis makanan unik. Mulai dari anak serigala, rubah hidup, buaya, salamander raksasa, ular, tikus, burung merak, landak, daging unta hingga musang.

Sementara itu, di twitter juga viral beredar video dan foto-foto yang diduga kondisi pasar makanan laut di Wuhan. Terdapat video di mana orang bisa memakan katak mentah-mentah, dan bahkan beberapa gambar yang menunjukkan betapa joroknya sanitasi di pasar makanan yang becek dan bertebaran hewan liar tersebut. 



Berbagai binatang yang dijual di pasar itu merupakan spesies yang terkait dengan pandemi sebelumnya, yakni SARS, sebagaimana dilaporkan The Straits Times.

Sindrom pernafasan akut yang parah (SARS) melanda China dan menyebar ke banyak negara di dunia pada tahun 2002-2003. Wabah yang dicurigai berasal dari kelelawar dan musang liar itu menewaskan 800 orang di seluruh dunia pada saat itu.



(gus/gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading