Air France-KLM & AirAsia-Malindo Berebut Malaysia Airlines?

News - Rehia Sebayang, CNBC Indonesia
21 January 2020 19:31
Konsorsium maskapai asal Prancis Air France bersama maskapai asal Belanda KLM berencana membeli 49% saham milik Malaysia Airlines
Kuala Lumpur, CNBC Indonesia - Perlahan tapi pasti investor yang bakal membeli sahamĀ Malaysia Airlines terungkap. Investor itu merentang dari Eropa hingga Malaysia. Demikian laporan sejumlah sumber Reuters seperti dikutip CNBC Indonesia, Selasa (21/1/2020).

Konsorsium maskapai asal Prancis Air France bersama maskapai asal Belanda KLM berencana membeli 49% saham milik Malaysia Airlines. Selain Air France-KLM, maskapai lain yang berminat membeli saham maskapai Malaysia adalah Japan Airlines (25% saham) dan maskapai domestik AirAsia Group Bhd dan Malindo Air.

Salah satu sumber menyatakan Pemerintah Malaysia lebih tertarik dengan proposal dari maskapai asing. Namun di sisi lain, pemilik Malaysia Airlines, yaitu Khazanah Nasional Berhad, lebih mendukung kesepakatan dengan AirAsia-Malindo Air.


"Tawaran dari operator asing lebih komprehensif dan strategis karena keduanya berencana untuk memanfaatkan lokasi strategis Malaysia untuk operasi mereka," kata sumber itu.

Upaya Pemerintah Malaysia mencari mitra strategis untuk Malaysia Airlines telah berlangsung sejak beberapa tahun lalu. Seperti diketahui, maskapai nasional Malaysia itu telah berjuang untuk pulih dari dua tragedi yang menimpa pada 2014, yaitu tragedi hilangnya penerbangan MH370 secara misterius dan penembakan penerbangan MH17 di Ukraina bagian timur.



Pada 2014 juga, Khazanah Nasional Berhad membeli saham Malaysia Airlines sekaligus mengambil alih kepemilikan maskapai bermasalah tersebut. Kesepakatan pembelian 30% saham itu bernilai 1,4 miliar ringgit (US$ 345 juta).

Sebelumnya pada Senin, Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad, yang juga menjadi bagian dari Khazanah Nasional Berhad, mengatakan pemerintah telah menerima lima proposal untuk Malaysia Airlines. Namun, Mahathir menolak menyebutkan nama-nama investor.

Salah satu sumber mengatakan Pemerintah Malaysia tidak menetapkan batas waktu akhir untuk menerima proposal investasi untuk Malaysia Airlines. Namun, mereka mengharapkan untuk mendapatkan investor paling lambat pada kuartal ini.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel Selanjutnya

Data Penumpang Bocor, Lion Group Lakukan Penyelidikan


(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading