Masih Perang! Iran Kembali Bombardir Pangkalan Militer AS?

News - Redaksi, CNBC Indonesia
13 January 2020 06:28
Iran kembali bombardir militer AS di Irak
Jakarta, CNBC Indonesia - Pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menolak membalas serangan Iran, ternyata belum mampu meredakan ketegangan. Minggu (12/1/2020), sebuah roket kembali ditembakkan ke markas pasukan koalisi yang dipimpin AS di Irak Utara.

Roket jenis Katyusha tersebut mendarat di pangkalan udara Al-Balad. Pangkalan udara ini merupakan rumah bagi pesawat F-16.


Peristiwa ini melukai 4 orang, di antaranya dua perwira Irak dan dua penerbang. Akibat serangan ini sejumlah tentara dan pekerja AS dievakuasi.


"Sekitar 90% penasehat AS dan karyawan Sallypot dan Lockheed Martin (kontraktor) ... telah mengungsi ke Taji dan Erbil setelah ancaman ini," kata salah satu sumber sebagaimana dikutip dari AFP.

Pada saat kejadian, setidaknya terdapat 15 tentara AS dan satu pesawat di Al-Balad. Sebelumnya di akhir pekan lalu, roket juga menghantam Zona Hijau di ibu kota Irak Baghdad.

Zona hijau merupakan zona internasional. Bukan hanya militer AS, di wilayah tersebut terdapat pula kedutaan besar banyak negara.

Iran ngamuk ke AS setelah salah seorang pimpinan militerrnya, Jenderal Qasem Soleimani, tewas dalam serangan AS di Bandara Internasional Baghdad 3 Januari lalu. Iran mengaku akan membalas dendam ke negara adi kuasa itu.

Meski demikian, belum ada pernyataan resmi dari Iran apakah roket ini ditembakkan pasukan resmi mereka atau kelompok paramiliter yang mendukung Iran.

[Gambas:Video CNBC]





HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading