Dahlan Sebut Jonan atau Susi Cocok Jadi Bos Garuda, Setuju?

News - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
15 December 2019 15:37
Dahlan Sebut Jonan atau Susi Cocok Jadi Bos Garuda, Setuju?
Jakarta, CNBC Indonesia- Maskapai penerbangan PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) sedang didera prahara paska terkuaknya pelbagai kasus. Mulai dari skandal Harley dan sepeda Brompton ilegal di pesawat Garuda yang berujung pada pemecatan Direkur Utama Garuda Ari Askhara dan direksi lainnya oleh Menteri BUMN Erick Thohir.

Belum lama, di era Ari Askhara pula, Garuda juga memoles laporan keuangan dari rugi jadi untung dan berujung sanksi dan restatement.




Mantan Menteri BUMN 2011-2014, Dahlan Iskan dalam tulisannya yang renyah, di laman pribadi disway.id bertajuk "Garuda Menteri" menyoroti peluang dua sosok mantan Menteri Kabinet Kerja, Susi Pudjiastuti, eks Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Ignasius Jonan, mantan Menteri ESDM, menjadi orang nomor satu di Garuda Indonesia.

Rekam jejak yang bersih dari korupsi dan kapabilitas yang tidak diragukan jadi pertimbangan Dahlan.

Dahlan menuturkan, Jonan misalnya, punya pengalaman cukup panjang di PT Kereta Api Indonesia (Persero), dan itu berhasil. Jonan sempat menjadi Menteri Perhubungan periode 2014-2016 kemudian Budi Karya Sumadi menggantikannya.

Namun, bila ini terjadi, kata Dahlan, Jonan akan menjadi mantan atasan pertama -- dalam kapasitasnya sebagai Menteri Perhubungan sebelumnya - menjadi bawahan. Tak hanya itu, dia juga tercatat memiliki catatan kinerja yang bagus di KAI dan menyelesaikan transaksi divestasi saham PT Freeport kala menjadi Menteri ESDM. Bila ke Garuda, imbuh Dahlan, ini akan menjadi hattrick bagi Jonan.

"Dan kalau Jonan jadi ke Garuda ia juga akan jadi orang pertama: mantan atasan menjadi bawahan langsung. Jonan adalah mantan Menteri Perhubungan --yang membawahi Garuda. Ke depan ia yang akan jadi bawahan itu," urai Dahlan Iskan.

Nama yang digadang-gadang selanjutnya, dan sering disebut-sebutkan warganet menggantikan Ari Askhara adalah Susi Pudjiastuti. Menteri KKP ini dinilai tegas dan kiprahnya membangun Susi Air cukup panjang dinilai cocok menjadi Garuda 1. Meski, kata Dahlan, ia tak menjamin apakah di antaranya keduanya akan didaulat menjadi Direktur di perusahaan yang tercatat dengan kode saham GIAA itu di Bursa Efek Indonesia.

"Dua-duanya orang hebat. Dua-duanya juga jago dalam mengelola perusahaan. Jonan terbukti di kereta api. Susi di penerbangan. Dua-duanya juga hebat dalam menghemat biaya. Sama-sama keras dalam bersikap," urainya.

Apakah pembaca setuju?



[Gambas:Video CNBC]

(gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading