Ekspor Lobster Edhy: Gila Kata Faisal Basri, Didukung Luhut

News - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
13 December 2019 07:46
KKP Edhy Prabowo nampaknya bersikukuh meneruskan kebijakan ekspor bibit lobster
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo nampaknya bersikukuh tetap akan meneruskan kebijakan ekspor bibit lobster. Meski di sisi lain ada tudingan kebijakan itu tidak ramah lingkungan.

"Ini kan ada yang ingin tetap mempertahankan pekerjaan menangkap benih lobster. Di sisi lain, ada yang ingin distop karena alasan lingkungan. Gak bisa juga demi lingkungan menghambat kemajuan, tapi kemajuan meninggalkan lingkungan. Ga baik," kata Edhy di kantor Kemenko Maritim dan Investasi kamis (12/12/2019).


Jika melihat dari segi kemanfaatan ekonominya, Edhy tampaknya cukup bulat untuk kembali melanjutkan keputusannya dalam membuka ekspor keran baby lobster. Dia melihat negara lain yang sudah terbilang sukses mengembangkannya.


"Lobster dalam pelaksanaannya hanya jadi, hidup dari total yang ada ga lebih dari 1%. Bahkan ada yang bilang 0,25%. Ada metode yang dibesarkan dia bisa tumbuh sampe 70%. Kenapa kita ga coba? Vietnam (memang) ga sampe 70%. Tapi ada upaya untuk itu dan ada nilai tambah budidaya lobster," sebut Edhy.

Meski di sisi lain, Edhy tidak bisa melupakan faktor alam. Salah satu opsi yang dibuatnya adalah dengan mengembalikan baby lobster ke habitatnya, meski dengan jumlah yang kecil. "Dari semua yang dibudidaya, 5% dikembalikan alam. Setelah umur mungkin 3 bulan atau 4 bulan. nah ini menurut kami akan mempertahankan sustainable dia," sebutnya.

Keputusan Edhy tersebut nyatanya didukung Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Menurutnya, ada dampak ekonomi yang besar dari rencana tersebut.

"Nilai tambah juga, daripada sekarang ini diselundupin 80 persen, lebih bagus dikontrol. Kan ujung-ujungnya pengawasan," kata Luhut di kantornya kamis (12/12/2019).

Dalam beberapa tahun masa kepemimpinan Susi Pudjiastuti sebagai Menteri KKP di periode sebelumnya, ada aturan yang melarang benih lobster untuk diekspor. Namun, Edhy tetap menemukan penyelundupan ekspor hingga ke Vietnam. Meski demikian, Luhut tetap meyakini pelanggaran akan tetap ada.

"Dulu ada masalah sekarang juga ada masalah. Apa nanti dengan gini ga ada masalah, ya gak lah ada masalah tapi masalahnya makin kecil, kalo pengawasan lebih bagus dan jelas," lanjutnya.

Sebelumnya, Edhy sempat dikritik oleh pengamat ekonomi Faisal Basri karena akan kembali mengekspor baby lobster. Bahkan, Faisal menyebut keputusan Edhy itu hal yang gila.

"Belum dua bulan kabinet ada justru ekspor benih lobster dicabut. Sekarang? Jual jual, heh, lobster itu kita besarkan. Udah gila ini. Jadi mungkin kita yang berada di luar politik ini bisa matching kan gitu ya antara tuntutan dan tantangan yang kita hadapi dengan peluang-peluang yang ada. Dan ini kan pada akhirnya akan meningkatkan dosis pajak," kata Faisal Basri di Kemenkeu awal pekan lalu.

[Gambas:Video CNBC]




(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading