Alasan Kenapa Chatib Basri Ada di Jajaran Komisaris Mandiri

News - M Iqbal, CNBC Indonesia
09 December 2019 11:10
Menteri BUMN Erick Thohir secara resmi menunjuk eks Menteri Keuangan Chatib Basri sebagai Wakil Komisaris Utama Bank Mandiri
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir secara resmi menunjuk eks Menteri Keuangan Chatib Basri sebagai Wakil Komisaris Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Keputusan Erick Thohir ini akan diresmikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Bank Mandiri, hari ini Senin (9/12/2019), seperti disampaikan melalui keterangan resmi Kementerian BUMN.

Apa alasan Erick Thohir memilih Chatib Basri?


"Hari ini Bank Mandiri [RUPSLB] Alhamdulillah Pak Chatib Basri yang bekas Menteri Keuangan bisa membantu bank Mandiri," kata Erick di Jakarta, Senin (9/12/2019).

Alasan Kenapa Chatib Basri Ada di Jajaran Komisaris MandiriFoto: Menteri Keuangan periode 2013-2014, Chatib Basri. (CNBC Indonesia/Efrem Siregar)


"Supaya bisa juga bersaing di Asia Tenggara, tapi juga terus berkembang di Indonesia," ungkap Erick menjelaskan kenapa sosok Chatib yang dipilih.

Masuknya Chatib dalam jajaran pimpinan Bank Mandiri ini, Erick berharap mampu meningkatkan kinerja Bank Mandiri secara nasional serta menjadikannya sebagai pemain financial services yang disegani di Asia Tenggara.

Chatib lahir di Jakarta pada 22 Agustus 1965 dan merupakan seorang akademisi yang aktif di dalam dan luar negeri. Saat ini ia juga menjadi anggota Dewan Penasehat World Bank untuk Gender dan Pembangunan.

Dia meraih gelar PhD bidang ekonomi dari Universitas Nasional Australia pada tahun 2001. Ia juga pernah menjadi Senior Fellow di Harvard Kennedy School, Harvard University dan Profesor tamu di Australian National University dan Nanyang Technological University Singapore.

Di luar pendidikan, Chatib juga terlibat sebagai konsultan di berbagai lembaga keuangan. Ia pernah menjadi konsultan di World Bank, USAID, AUSAID, OECD, dan UNCTAD, Asian Development Bank serta menjadi anggota Asia and Pacific Regional Advisory Group dari International Monetary Fund.

Karier Chatib juga tercatat sukses ketika menjabat sebagai Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pada 2012-2013. Selain itu, ia pernah memimpin Lembaga Penelitian Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) pada tahun 2004-2009. LPEM mencatat keahlian utama Chatib ada di bidang makroekonomi, perdagangan internasional, dan ekonomi politik.

Kemampuannya membuat sang ekonom dipercaya untuk memegang berbagai jabatan penting seperti penasihat di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (2004-2005), Deputi Menteri Keuangan untuk G-20 (2006-2010), merepresentasikan Indonesia (Sherpa Indonesia) di Konferensi Tingkat Tinggi G-20 di Washington (2008), dan sebagai Wakil Ketua Komite Ekonomi Nasional Presiden RI (2010-2012).

Chatib sendiri pernah menjadi Dewan Komisaris di berbagai perusahaan, seperti PT Astra International, PT Indika Energy, dan Axiata Group Bhd (Malaysia).

Chatib dalam pernyataan keterangan resmi BUMN mengatakan penunjukannya sebagai wakil komut Bank Mandiri merupakan sebuah kehormatan. Ia bilang menjadi wakil Komisaris Utama di bank sebesar Mandiri bukanlah hal yang mudah, ini sekaligus sebuah tantangan.

"Apalagi Pak Menteri meminta fungsi Komisaris saat ini betul-betul dijalankan dengan baik. Saya berharap kinerja Mandiri terus meningkat dan disegani dan mampu beradaptasi dengan perubahan-perubahan yang terjadi," ujar Chatib.



[Gambas:Video CNBC]


(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading