Gibran Sampai Boby Maju Pilkada, Apa Kata Jokowi?

News - Chandra Gian Asmara , CNBC Indonesia
04 December 2019 21:17
Gibran Sampai Boby Maju Pilkada, Apa Kata Jokowi? Foto: Gibran usai menghadiri sidang paripurna dengan agenda pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Periode 2019-2024. (CNBC Indonesia/Lidya Julita S)
Jakarta, CNBC Indonesia - Keputusan sejumlah anggota keluarga Presiden Joko Widodo (Jokowi) maju dalam pemilihan kepala daerah mematik stigma ada keinginan untuk membangun sebuah dinasti politik.

Seperti diketahui, putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka akan maju dalam pemilihan walikota. Kini, giliran menantu Jokowi, Bobby Afif Nasution yang resmi mendaftar sebagai calon walikota Medan.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko membantah bahwa langkah yang dilakukan sejumlah anggota keluarga Jokowi seperti membangun sebuah dinasti politik. Menurutnya, stigma tersebut tidak benar.


"Anggapan itu kan perlu diluruskan. Ini kan proses pembelajaran politik bagi masyarakat. Jadi jangan terus menjustifikasi dinasti politik," kata Moeldoko di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (3/12/2019).



Moeldoko menilai, sebagai warga negara Indonesia yang memiliki hak politik, apa yang dilakukan Gibran Rakabuming dan Bobby Nasution sekali tidak salah, meskipun keduanya merupakan anggota keluarga inti presiden.

"Hak politik kan semua orang memiliki hak politik, kecuali kalau ada catatan pernah, apa hak politiknya dicabut," katanya.

"Hak politik seseorang dicabut kan ada hak itu orang-orang yang bermasalah dengan hukum hak politiknya dicabut kan. Sekarang pertanyaannya kepada yang bersangkutan, hak politiknya dicabut enggak? Jawabannya kan itu,"

Lantas, apa respon Jokowi melihat anggota keluarganya maju dalam Pilkada?

"Yang saya lihat adalah secara umumnya saja, universal. Aturan-aturan universalnya seperti itu. Jadi sepanjang seseorang tidak dicabut hak politiknya maka boleh apa saja, boleh siapapun juga. Begitu," kata Moeldoko. (gus/gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading