Mengelola Ekonomi Tak Mudah, CT: Tak Bisa Business as Usual!

News - Rahajeng Kusumo Hastuti, CNBC Indonesia
04 December 2019 20:21
Mengelola Ekonomi Tak Mudah, CT: Tak Bisa Business as Usual!
Jakarta, CNBC Indonesia - Kondisi perekonomian saat ini tidak mudah. Begitu banyak tantangan yang membuat pelaku usaha dan pengambil kebijakan tidak bisa bersikap biasa saja alias business as usual.

Hal tersebut dikemukakan oleh Founder dan Chairman CT Corp Chairul Tanjung dalam acara CNBC Indonesia Award 2019 di Hotel Westin, Jakarta, Rabu (4/12/2019). Menurut CT, sapaan akrab Chairul Tanjung, tantangan utama yang ada adalah dari sisi eksternal.

"Mengelola ekonomi dan bisnis di era sekarang adalah hal yang tidak mudah. Kita mengetahui banyak sekali tantangan, hambatan, perubahan, bahkan ancaman yang terjadi di dunia sekarang," kata CT.


Tantangan pertama, lanjut CT, adalah perang dagang Amerika Serikat (AS) vs China. Perang dagang antara dua kekuatan ekonomi terbesar di planet bumi ini sudah berlangsung selama lebih dari setahun dan merusak rantai pasok global.

"Perang dagang antara AS dan China membuat perekonomian di dunia turun, terus menerus," ujarnya.


Tantangan kedua, tambah CT, adalah perceraian Inggris dari Uni Eropa (Brexit). "Tidak jelas kapan dan akhir skenarionya. Ini mengancam masa depan Eropa," katanya.

Tantangan ketiga, menurut CT, adalah kondisi geopolitik yang menanas di beberapa negara seperti Hong Kong. Masalah ini tidak bisa diabaikan, karena terbukti mempengaruhi sentimen pasar.

Tantangan keempat, demikian CT, adalah digitalisasi dan demografi yang begitu dinamis. "Masuknya milenial ke pasar baik tenaga kerja, atau yang lebih luas, tentu berpengaruh terhadap pengambilan kebijakan," sebutnya.

Dengan tantangan-tantangan tersebut, CT menegaskan dunia usaha dan pengambil kebijakan tidak bisa diam. Harus ikut dinamis dan berpikir sesuai dengan perkembangan zaman.

"Tidak bisa hanya mengandalkan business as usual, bisnis dengan cara biasa. Perlu langkah extra ordinary effort untuk bisa keluar dari tantangan yang ada," tutur CT.


(aji/aji)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading