Harga Patokan Batu Bara Kelistrikan US$ 70/Ton Diperpanjang!

News - Anisatul Umah, CNBC Indonesia
19 November 2019 18:49
Harga Patokan Batu Bara Kelistrikan US$ 70/Ton Diperpanjang!
Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan mempertahankan kebijakan patokan harga Domestic Market Obligation (DMO) batu bara yang diperuntukkan kebutuhan kelistrikan sebesar US$ 70 per metrik ton.

Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan masih akan menggunakan kebijakan DMO tersebut. Artinya jika harga di pasaran lebih rendah dari US$ 70 per metrik ton, maka harga yang digunakan adalah Harga Batubara Acuan (HBA). Tujuannya menurut Arifin untuk menjaga kestabilan.

"Kalau bisa stabil kenapa enggak? Kalau bisa bertahan kenapa enggak? Nggak ada keluhan kan," ungkapnya di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Selasa, (19/11/2019).


Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM Bambang Gatot Ariyono menerangkan DMO Batubara saat ini masih dievaluasi. Namun yang pasti DMO batubara 2019 sebesar 25% masih tetap.



"Harga lagi dievaluasi, ya ini (US$ 70) lagi dibahas supaya keputusannya ballance dengan siapaun. Masih di level evaluasi nggak bisa nyebutin," paparnya.

Bulan November, harga acuan batu bara RI naik tipis. Berdasarkan catatan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) HBA saat ini di level US$ 66,27 per metrik ton. Naik tipis 2,2 % dibandingkan bulan Oktober di level US$ 64,8 per metrik ton.








[Gambas:Video CNBC]

(gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading