Isu Liar Ahok Mau Jadi Dirut PLN atau Pertamina, Kamu Setuju?

News - Monica Wareza, CNBC Indonesia
13 November 2019 11:21
Erick Thohir bikin gempar dengan memanggil Ahok ke kantornya, meminta Ahok masuk ke BUMN. Ada spekulasi jadi bos PLN atau Pertamina?
Jakarta, CNBC INdonesia- Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kembali bikin gempar hari ini. Diketahui, Menteri BUMN Erick Thohir memanggil Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ke kantornya dan mengajaknya untuk jadi berkontribusi di salah satu pelat merah.

"Saya tidak tahu [BUMN apa]. Mungkin Desember atau November saya tidak tahu. Tanya ke Pak Menteri [Menteri BUMN Erick Thohir]. Saya cuma diajak untuk masuk ke dalam salah satu BUMN," papar Ahok di Kementerian BUMN, Rabu (13/11/2019).

Saat ini, setidaknya ada dua pelat merah yang dikabarkan sedang dicari untuk mengisi kursi tertingginya, yakni PT PLN (Persero) dan PT Pertamina (Persero).


Seperti diketahui, PLN sampai hari ini masih dipimpin oleh pelaksana tugas sejak Sofyan Basir diringkus Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) 6 bulan lalu. Meskipun kini Sofyan Basir telah divonis bebas.

Selama 6 bulan tersebut, Menteri BUMN Rini Soemarno saat itu tak kunjung memilih direktur utama definitif untuk memimpin perusahaan setrum negara. Saat ini, PLN dipimpin oleh Sripeni Inten sebagai pelaksana tugas. Sripeni sendiri di hari kedua kepemimpinannya sempat ketiban apes dengan tragedi pemadaman massal separuh Jawa yang membuat Presiden Joko Widodo marah-marah.



Sementara untuk Pertamina, selama 5 tahun terakhir sudah berganti dirut sebanyak 3 kali atas kehendak Menteri BUMN Rini Soemarno. Setahun terakhir, Nicke Widyawati berada di pucuk pimpinan. Selama kepemimpinannya, beberapa isu menjadi sorotan publik. Di antaranya adalah tumpahan minyak di laut Karawang akibat insiden pengeboran minyak di sumur YY Blok Offshore Northwest Java.

Presiden Jokowi juga dikabarkan tengah mencari sosok yang bisa satu visi dengannya untuk mengisi kursi bos pelat merah. Terutama di sektor energi yang kerap menjadi perhatiannya.


Menteri BUMN Erick Thohir sendiri membantah soal pergantian pucuk pimpinan Pertamina. Erick mengatakan sampai saat ini belum ada pembahasan soal penggantian direktur utama Pertamina. "Belum ada, orang direkturnya lagi berangkat ke Aramco hari ini sama Direktur Keuangan. Orang kerja digoyang-goyang, kan kasihan," kata Erick saat dijumpai di kompleks istana kepresidenan, Senin (11/11/2019).

Namun, informasi yang diterima oleh CNBC Indonesia dari salah satu petinggi di kementerian memastikan bahwa Presiden Joko Widodo memang tengah menyeleksi ketat para pimpinan di BUMN-BUMN strategis, termasuk Pertamina.

"Intinya semua harus satu visi misi dengan presiden. Termasuk Pertamina, jadi semua memang dipanggilin sama Menteri BUMN satu-satu samakan visi-misi kembali," ujarnya, Selasa (12/11/2019).


[Gambas:Video CNBC]

(gus/gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading