Walah, Banyak Aset BUMN yang Belum Lengkap Suratnya

News - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
12 November 2019 20:53
Walah, Banyak Aset BUMN yang Belum Lengkap Suratnya
Jakarta, CNBC Indonesia - Aset BUMN yang dimiliki negara ternyata cukup banyak. Sayangnya, administrasi seperti surat-surat kepemilikan belum sepenuhnya sempurna.

"Kita intinya kan di BUMN ini banyak aset yang belum terdaftar dengan baik. Jadi kalau di KAI dan PLN kita daftarkan lagi aset mereka agar jadi baik karena banyak yang belum lengkap surat-suratnya," kata Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo di Jakarta, Selasa (12/11/2019).

"Yang nantinya di perbankan kita harapkan jaminan aset-aset saat ini yang diambil alih juga bisa diperbaiki surat-suratnya," imbuh Tiko, sapaan akrab Kartika.


Menurut Tiko, aset BUMN yang cukup besar di antaranya KAI, PLN, Pertamina hingga PT Pos Indonesia. Setelah administrasi dibereskan, sambung Tiko, nantinya akan meningkatkan value dari BUMN tersebut.

"Jadi bisa di-revaluasi dan bisa lebih baik. Ini bisa jadi bagian dari permodalan mereka," terangnya.

Ia mencontohkan, Bank Mandiri ketika itu revaluasi aset bisa mencapai Rp 25 triliun. PLN, sambung Tiko bisa lebih besar dari itu.

"Nah 20-30 persen masih ada isu dalam surat-surat tanahnya. Sejak zaman Belanda, seperti girik. Jadi BUMN harus lebih rajin untuk dirapikan," terang Tiko.

Aset tersebut, tidak hanya tanah. Tiko mengatakan untuk PLN saja ada semacam gudang hingga aset tak bergerak lainnya.


[Gambas:Video CNBC]







(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading