Sandi Uno: Tarif Listrik Mestinya Naik, Jangan Ditahan

News - Cantika Adinda Putri, CNBC Indonesia
08 November 2019 13:04
Sandi Uno: Tarif Listrik Mestinya Naik, Jangan Ditahan
Jakarta, CNBC Indonesia- Pengusaha dan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno bicara soal tantangan pengembangan energi baru dan terbarukan di Indonesia.

Menurut Sandiaga, salah satu yang membaut pengembangan energi baru di Indonesia agak tersendat karena masalah pendanaan dan harga yang dinilai kurang kompetitif. Apalagi Indonesia memiliki target bauran energi baru sebesar 23% di 2025. Namun dengan kondisi saat ini, ia pesimistis target tersebut bisa dicapai.

"Harus out of the box, kalau begini terus tidak akan bisa," ujar Sandiaga saat paparan di acara talkshow EBTKE Expo, di JIExpo, Jumat (08/11/2019).


Ia berharap usai pilpres dan terpilihnya menteri-menteri baru, semestinya sudah mulai fast track beberapa program kelistrikan energi baru agar targat 2025 tercapai.



Masalah lainnya, lanjut dia, adalah soal tarif listrik. "Tarif harga listrik naik apa turun, naik apa naik banget? Mestinya naik dan sekarang ditahan. Tidak akan maju kalau tarifnya seperti sekarang," kata dia.

Untuk kembangkan energi baru terutama, perlu diubah dan diberi insentif. Jika pemerintah tak ingin menaikkan tarif listrik, menurutnya tidak apa-apa tapi mesti berani memberikan insentif untuk investor.

Hal lainnya adalah biaya pokok produksi harus disiasati, agar tarifnya nanti masih menarik. "Secara jangka panjang caranya untuk BPP adalah dengan pemanfaatan EBT, dan penyerapannya bagus jadi biaya listrik bisa terjangkau."






[Gambas:Video CNBC]

(gus/gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading