Bersiap! Warga Bogor & Sekitar, Tarif Tol Jagorawi akan Naik

News - Muhammad Choirul Anwar, CNBC Indonesia
06 November 2019 16:51
Dari rencana 17 ruas tol, 1 ruas sudah naik, 3 ruas sedang proses.
Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PU dan Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan akan ada kenaikan tarif 17 ruas tol (total 21 ruas) pada 2019. Dari rencana 17 ruas tol, 1 ruas sudah naik, 3 ruas sedang proses.

"Jakarta-Tangerang kan sudah, kemudian ada 3 ruas di pipeline, satu Jagorawi, kedua Mojokerto-Kertosono, Ketiga Makassar seksi IV," kata Kepala BPJT Danang Parikesit di sela-sela acara Infrastructure Week 2019 di Jakarta, Rabu (6/11)

Danang mengatakan ruas Mojokerto-Kertosono sedang dalam proses. "Sudah di meja Pak menteri dan kita tunggu beliau tanda tangan penyesuaian tarif," katanya. 


"Di pipeline banyak, tidak hanya 3 ruas itu sampai akhir ada yang cukup jelas angka 17 ruas, 21 ruas karena ada beberapa yang dalam 1 periode bersama-sama penyesuaian. Jadi sekali jalan bisa beberapa ruas," katanya.



Sebelumnya, PT Jasa Marga Tbk (JSMR) menyebutkan akan terjadi penyesuaian tarif tol karena dua tahun terakhir tak ada kenaikan. Untuk itu di tahun depan diperkirakan penyesuaian tarif pada 2020 diperkirakan akan mencapai 6-7%. Jasa Marga sudah ancang-ancang jadwal kenaikan Tol Jagorawi dan Dalam Kota.

Corporate Finance Group Head Jasa Marga Eka Setya Adrianto mengatakan kenaikan tarif tol ini menyesuaikan dengan akumulasi inflasi yang terjadi selama dua tahun terakhir.

"Kalau itu related to inflasi seperti biasa. Inflasi dua tahun kemarin berapa ya itulah mirip-mirip. Kalau dua tahun kemarin kan kira-kira 6%-7% seharusnya kira-kira di angka itu," kata Eka di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (5/11/2019).

Berikut tarif tol Jagorawi yang berlaku saat ini:

Golongan I: Rp 6.500
Golongan II: Rp 9.500
Golongan III: Rp 13.000
Golongan IV: Rp 16.000
Golongan V: Rp 19.500
(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading