Psst...Exxon Mau Jual Saham Blok Minyak Terbesar di RI?

News - Gustidha Budiartie, CNBC Indonesia
14 October 2019 11:40
Exxon dikabarkan bakal mendivestasi aset raksasanya, salah satunya yang ada di Indonesia. Benarkah?
Jakarta, CNBC Indonesia- Terendus kabar bahwa perusahaan migas raksasa AS, Exxonmobil, bakal mendivestasi sebagian saham mereka untuk aset yang berada di Asia. Disebut-sebut salah satunya adalah blok minyak yang terdapat di Indonesia.

Mengutip laporan Wood Mackenzie, Exxonmobil memberi sinyal untuk divestasi pada 5 aset migas raksasanya di Asia. Ini merupakan rangkaian divestasi global yang ditargetkan perusahaan. Untuk Asia, target divestasinya mencapai US$ 15 miliar atau Rp 210 triliun (kurs Rp 14.000), setara dengan sepertiga target divestasi global yang bakal dieksekusi sampai 2021.




Exxonmobil diketahui tengah bersiap-siap melego sebagian kepemilikan mereka di Peninsular Malaysia dan The Bass Strait JV di Australi. Divestasi ini dilakukan karena Exxon menginginkan untuk fokus di beberapa aset dengan kesempatan lebih besar.

"Exxonmobil memiliki beberapa aset yang sudah tua di Australia, Thailand, dan Malaysia dengan pengabaian liabilitas yang membengkak. Portofolio di Asia Pasifik juga termasuk dengan blok-blok skala besar dengan tingkat pengembalian yang rendah, margin kecil, termasuk aset di Vietnam dan Indonesia," papar Direktur Riset Wood Mackenzie Andrew Harwood.

Dengan mendivestasi aset, lanjut Andrew, Exxon bakal lebih fokus ke portofolio dengan margin lebih besar seperti di Papua New Guinea dan proyek LNG Gorgon.

Mengutip Wood Mackanzie, berikut 5 aset yang dikabarkan menjadi target divestasi:

Bass Strait JV dan Kipper - Australia
Gas PSC dan EPMI- Malaysia
Sinphuhorm dan Nam Phong- Thailand
Cai Voi Xanh- Vietnam
Cepu - Indonesia



Vice President Public and Government Affairs Exxon Mobil Indonesia Azi Alam membantah isu tersebut. Ia mengatakan Exxonmobil sudah hadir di Indonesia lebih dari 120 tahun selama ini.

"Kami tetap berkomitmen kepada Indonesia dan terus mencari peluang lain, baik di blok Cepu maupun di seluruh Indonesia, sebagai bagian dari komitmen jangka panjang kami pada Indonesia," ujar Azi, Senin (14/10/2019).

Perlu diketahui, blok Cepu saat ini adalah blok paling produktif di Indonesia, dengan capaian lifting 220 ribu barel sehari. Ini melewati produksi blok Rokan yang hampir satu abad lamanya menduduki posisi jawara.

Artikel Selanjutnya

Mengintip Blok Cepu, Tulang Punggung Produksi Minyak RI


(gus/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading