Jadi Andalan RI, Produksi Blok Cepu Makin Melesat!

News - Anisatul Umah, CNBC Indonesia
04 September 2020 12:22
Blok Cepu, (Detikcom)

Jakarta, CNBC Indonesia - Exxon Mobil Cepu Ltd, unit usaha Exxon Mobil Indonesia, saat ini telah mencatatkan produksi minyak dari Lapangan Banyu Urip, Blok Cepu di Jawa Timur sekitar 228.000-229.000 barel per hari (bph), di atas target lifting yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020 yang sebesar 220.000 bph.

Hal ini disampaikan Deputi Operasi Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Julius Wiratno kepada CNBC Indonesia melalui pesan singkat pada Jumat (04/09/2020).

Julius mengatakan, produksi ini diperkirakan bisa terus meningkat bahkan hingga 235.000 bph, terutama sejak izin Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) sudah disetujui oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.


"Produksi Lapangan Banyu Urip Blok Cepu sekarang sudah sekitar 228.000- 229.000 bph," paparnya kepada CNBC Indonesia melalui pesan singkat, Jumat, (04/09/2020).

Menurutnya, SKK Migas akan terus melakukan observasi, sembari terus berupaya agar produksi Blok Cepu ini bisa meningkat secara bertahap. Meski terus diupayakan meningkat, namun pihaknya belum bisa memastikan kapan kira-kira produksi dari blok ini bisa mencapai target 235.000 bph.

"Kami observasi terus, pelan-pelan sambil menaikkan produksi bertahap. Belum tahu (kapan bisa capai produksi 235.000 bph) karena itu angka maksimal. Kami parameter operasionalnya supaya tetap aman dan selamat, serta optimal," jelasnya.

Sebelumnya, Julius mengatakan peluang naiknya produksi dari Blok Cepu hingga 235.000 bph ini selain karena sudah disetujuinya izin AMDAL oleh KLHK, juga dikarenakan sudah dikeluarkannya Persetujuan Layak Operasi (PLO) instalasi untuk tingkatkan produksi oleh Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Produksi Lapangan Banyu Urip juga disebut Julius berdampak pada peningkatan lifting bulan Juli kemarin. Pasalnya, ada peningkatan menjadi sekitar 227.000 bph dari sebelumnya 220.000 bph.

Berdasarkan data SKK Migas, selama semester I 2020 produksi minyak dari Blok Cepu rata-rata mencapai 220.279 bph dan lifting minyak mencapai 219.852 bph, lebih tinggi dibandingkan target 220.000 bph. Produksi minyak dari Blok Cepu ini berkontribusi paling besar dalam catatan produksi dan lifting minyak nasional.

Adapun secara keseluruhan, realisasi lifting migas nasional pada semester I mencapai 1,71 juta barel setara minyak per hari (BOEPD), terdiri dari lifting minyak sebesar 713.300 bph, atau 94,5% dari target APBN sebesar 755.000 bph dan lifting gas 5.605 juta kaki kubik per hari (MMSCFD), lebih rendah dari target 6.670 MMSCFD. (*)


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

ExxonMobil Indonesia Ganti Bos Baru


(wia)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading