Heboh Pelantikan Jokowi Dimajukan, Jadinya Kapan?

News - Lidya Julita Sembiring, CNBC Indonesia
05 October 2019 08:42
Relawan itu meminta agar pelantikan bukan dilaksanakan pada 20 Oktober 2019, melainkan 19 Oktober 2019.
Jakarta, CNBC Indonesia- Presiden Joko Widodo membenarkan telah memperoleh usulan dari banyak relawan agar waktu pelantikannya dan KH Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden terpilih 2019-2024 dimajukan. Relawan itu meminta agar pelantikan bukan dilaksanakan pada 20 Oktober 2019, melainkan 19 Oktober 2019.

"Tapi sekali lagi ini adalah wilayahnya dari MPR. Saya belum bisa berbicara dengan pimpinan-pimpinan MPR yang ada. Apa yang mau dibicarakan MPR-nya, pimpinannya belum ada," kata Jokowi usai menghadiri Peringatan Hari Batik Nasional 2019, di Puro Mangkunegaran, Solo, Jawa Tengah beberapa waktu lalu.

Oleh karena itu, Jokowi mengaku menunggu terpilihnya pimpinan MPR.
"Ya itu kita serahkan yang punya kerja itu adalah MPR. Jadi kita serahkan ke sana, jangan tanyakan ke saya," kata Jokowi.



Di lain kesempatan, Sekretaris Kabinet Pramono Anung juga sudah memberikan tanggapan perihal kabar pelantikan Jokowi-Ma'ruf yang diminta untuk dimajukan satu hari menjadi 19 Oktober 2019. Menurut dia, usulan itu bukan berasal dari Istana Kepresidenan.
"Tetap pelantikan sesuai jadwal yang sudah diputuskan oleh KPU (Komisi Pemilihan Umum) dan karena periodesasi itu sudah fix lima tahunan," ujar Pramono kepada wartawan di kantornya.
Menurutnya, meski banyak usulan untuk dimajukan, hal itu tidak busa dilakukan. Artinya pelantikan akan tetap sesuai waktu yang di tetapkan KPU.
"Nggak boleh maju sehari, nggak boleh mundur sehari. Jadi tetap akan berlangsung 20 Oktober sesuai jadwal KPU," lanjut politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan tersebut.
BERSAMBUNG KE HALAMAN 2 >>>>>>>>>>>>>> Penegasan KPU Pelantikan Tetap 20 Oktober

Penegasan KPU Pelantikan Tetap 20 Oktober
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading