Efek Perang Dagang, Ganjar Klaim Investor Minat ke Jateng

News - Anisatul Umah, CNBC Indonesia
20 September 2019 20:02
Efek Perang Dagang, Ganjar Klaim Investor Minat ke Jateng
Jakarta, CNBC Indonesia - Akibat perang dagang, banyak perusahaan yang mulai memindahkan usahanya dari China. Ini menjadi peluang bagi Indonesia untuk menarik lebih banyak perusahaan itu untuk datang ke Tanah Air. Sayangnya mereka belum tertarik untuk memindahkan usahanya ke Indonesia.

Melihat peluang ini, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tidak mau tinggal diam. Ganjar mengaku sudah menyiapkan kawasan di area Jalur Pantai Utara (Pantura). Pantura memiliki karakter kawasan yang bisa maju, namun masih miskin. Selain Pantura, kawasan industri lain yang dibidik adalah Kendal. 


"Bahkan beberapa investor yang mau masuk itu meminta kontak dengan saya. Salah satu perusahaan industri saya tanya, kenapa tertarik dengan Jawa Tengah, karena di tempat kalian banyak SMK (sekolah menengah kejuruan)," ungkap Ganjar.


Foto: Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (CNBC Indonesia/Anisatul Umah)


Hal itu disampaikannya selepas Seminar Nasional "Pengembangan SDM Unggul untuk Memanfaatkan Peluang Bonus Demografi Menuju Indonesia Maju pada RPJMN 2020 - 2024" di Auditorium Gadjah Mada, Gedung Panca Gatra, Lemhannas, Jakarta (20/9/2019).


Ganjar berharap dengan dibukanya kawasan industri baru, insentif dapat diberikan kepada investor. Setelah itu, Pemprov Jawa Tengah tinggal menyiapkan tenaga kerjanya. Dirinya belum bisa memerinci total investor yang akan masuk, namun pihaknya meyakinkan akan ada relokasi besar.

"Kemarin presiden kan bilang kok nggak ada yang nyantol satupun ke Indonesia. Nah ini mana provinsi yang siap. Karena itu kami siapkan diri untuk itu," imbuhnya.

[Gambas:Video CNBC]



(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading