Data Penumpang Bocor, Ini Penjelasan Lengkap Lion Air Group

News - Muhammad Choirul Anwar, CNBC Indonesia
20 September 2019 07:50
Lion Air Group masih menyelidiki perihal bocornya data penumpang.
Jakarta, CNBC Indonesia - Lion Air Group masih menyelidiki perihal bocornya data penumpang. Secara konkret, pihaknya berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).

Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro, mengaku membawa persoalan ini ke ranah hukum. Pihaknya sudah melapor ke otoritas penegak hukum di masing-masing negara.

"Lion Air (kode penerbangan JT), Batik Air (kode penerbangan ID) dan Wings Air (kode penerbangan IW) di Indonesia; Malindo Air (kode penerbangan OD) di Malaysia dan Thai Lion Air (kode penerbangan SL) di Thailand," urainya melalui keterangan resmi, Jumat (20/9/2019).



Langkah yang diambil ini menurutnya mengacu pada Peraturan No. 20 tahun 2016 tentang Perlindungan Data Pribadi dalam Sistem Elektronik (Peraturan Perlindungan Data). Dia ingin memastikan bahwa data para tamu tidak terganggu.

Sejalan dengan itu, koordinasi juga dilakukan dengan vendor sebagai mitra kerja sama. Meski tak merinci vendor yang dimaksud, dia bilang bahwa sesuai perjanjian, data penumpang dinyatakan aman.


"Sehubungan dengan data penumpang di Indonesia sampai sekarang adalah aman. Jika ada bukti mengenai kebocoran data, maka akan segera dilakukan langkah-langkah sesuai ketentuan," imbuh Danang.

Di sisi lain, dia menegaskan, Lion Air Group tidak menyimpan secara detail data mengenai pembayaran dari tamu atau penumpang ke dalam server. Lion Group tidak mempunyai data-data terkait yang berhubungan pembayaran penumpang.

"Data yang tersebar bukan data pembayaran (finansial) dari penumpang," jelasnya.

Meski demikian, dia juga akan terus mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan data. Sambil menanti hasil penyelidikan, dia mengimbau seluruh tamu atau penumpang yang memiliki akun miles untuk segera mengubah kata sandi, jika kata sandi digunakan sama pada layanan yang lain secara online.

[Gambas:Video CNBC]




(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading