Perhiasan Hingga Alas Kaki Masih Masuk Top 10 Ekspor RI

News - Cantika Adinda Putri, CNBC Indonesia
16 September 2019 12:39
Perhiasan Hingga Alas Kaki Masih Masuk Top 10 Ekspor RI
Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor pada Agustus 2019, menurun dari bulan Agustus ke bulan Juli 2019. Juga turun dari Agustus 2019 dibandingkan Agsutus 2018.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, ekspor pada Agustus 2019 menurun 7,6% dibanding Juli 2019, yakni US$ 15.454,2 juta menjadi US$ 14.280,3 juta.

Penurunan ekspor Agustus 2019 dibanding Juli 2019, lanjut Suhariyanto disebabkan oleh menurunnya ekspor nonmigas 3,20%, yaitu dri US$ 13.846,6 juta menjadi US$ 13.404,9 juta. Demikian juga ekspor migas turun 45,48% dari US$ 1.605,6 juta menjadi US$ 875,4 juta.


"Penurunan ekspor Indonesia disebabkan koreksi harga sejumlah komoditas andalan. Dia mencontohkan harga batu bara anjlok 44% YoY, minyak sawit mentah (CPO) amblas 19,42% YoY, dan karet ambrol 6,25% YoY," ujar Suhariyanto di kantornya, Senin (16/9/2019).

Seperti diketahui ketiga komoditas tersebut memang merupakan andalan ekspor Indonesia. Sepanjang Januari-Agustus 2019, ekspor bahan bakar mineral (yang sebagian adalah batu bara) menyumbang 14,84% dari totak ekspor non-migas.

Ekspor menurut negara tujuannya masih tetap sama, tertinggi pada Agustus 2019 di antaranya Tiongkok, Amerika Serikat, dan Jepang. Masing-masing mencapai US$ 2,27 miliar, US$ 1,59 miliar, dan US$ 1,18 miliar.

Berikut 10 komoditas ekspor RI di Agustus 2019:
  1. Bahan bakar mineral US$ 1,76 miliar
  2. Lemak dan minyak hewan/nabati US$ 1,39 miliar
  3. Mesin/peralatan listrik US$ 780,3 juta
  4. Perhiasan/permata US$ 835,8 juta
  5. Karet dan barang dari karet US$ 547,5 juta
  6. Alas Kaki US$ 347,5 juta
  7. Berbagai produk kimia US$ 327,9 juta
  8. Timah US$ 107,9 juta
  9. Benda-benda dari besi dan baja US$130,1 juta
  10. Bahan kimia organik US$109,3 juta.
(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading