Komponen Lokal Esemka 60%, Avanza Cs Diklaim di Atas 90%

News - Redaksi, CNBC Indonesia
08 September 2019 17:04
Esemka bila disandingkan komponen lokalnya dengan mobil Jepang, bagaimana?
Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Direktur PT SMK Eddy Wirajaya menegaskan meski bukan mobil nasional, Esemka sepenuhnya buatan Indonesia dan dikerjakan anak bangsa. Komponen lokal produk Esemka khususnya Pick Up Bima sempat disebut oleh Menhub Budi Karya sudah di atas 60%.

Artinya, sebagai mobil yang dibuat di Indonesia, posisi Esemka tak jauh beda dengan merek-merek mobil merek Jepang, Eropa, dan China yang juga memproduksi di Indonesia, antara lain Toyota, Daihatsu, Honda, dan Wuling.




Selain Esemka, Toyota Dkk juga memanfaatkan komponen buatan lokal dalam memproduksi mobilnya di Indonesia.

"Xenia-Avanza 94 persen, Terios 89 persen, Agya-Ayla 92 persen, dan Sigra-Calya 92 persen," kata Direktur Marketing PT Astra Daihatsu Motor Amelia Tjandra, yang menegaskan mobil-mobil garapannya telah banyak menggunakan komponen lokal seperti dikutip dari detikcom.

Pihak Esemka memang enggan buka-bukaan soal komponen lokal yang menjadi penyusun mobil pertamanya pick up Bima.

"Setinggi-tingginya untuk existing brand yang sudah sekian tahun komponen baru 85 persen, mimpi kita mendekati itu. Tapi mudah-mudahan secara signifikan bisa ter-collect poin to poin untuk mendapatkan signifikan. Kita berusaha bagaimana produksi dalam negeri menjadi sumbangsih ekonomi," jelas Eddy.

Pernyataan Eddy sejalan dengan ucapan Presiden Joko Widodo. Menurutnya sebagai langkah awal, Esemka menorehkan hal baik dengan langsung menggunakan banyak komponen lokal pada mobilnya.



"Artinya local content-nya sudah baik. Meskipun saya tahu pasti belum sampai angka 80, apalagi 100%. Tapi sebagai sebuah usaha pertama dalam memulai industri otomotif dengan brand dan prinsipal Indonesia, ini kita harus acungi jempol keberanian PT Solo Manufaktur Kreasi ini," ujar Jokowi saat peluncuran perdana Esemka, Jumat (6/9)

Namun, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya mengatakan komponen lokal Esemka sudah lebih dari 60%. Budi Karya termasuk menteri yang hadir dalam peluncuran Esemka pekan lalu.

"Kalau saya pikir bagus ya, karena mereka ini pasti, karena ada TKDN yang banyak, lebih dari 60% TKDN-nya. Harganya kompetitif. Jadi kalau nggak salah on the road itu Rp110 juta (harga Esemka Bima)," katanya saat ditanya soal proyeksi mobil Esemka pada pekan lalu.
(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Baca Juga
Features
    spinner loading