Internasional

Iran Bersedia Sepakat Nuklir, Tapi Minta US$ 15 Miliar Dulu

News - Rehia Sebayang, CNBC Indonesia
04 September 2019 15:08
Ketakutan dunia akan program nuklir Iran bisa saja berhenti. Tapi minta 15 miliar dulu
Jakarta, CNBC Indonesia - Ketakutan dunia akan program nuklir Iran bisa saja berhenti. Seorang pejabat senior Iran mengkonfirmasi bahwa Teheran bersedia berkomitmen kembali pada kesepakatan nuklir, Joint Comprehensive Plan of Action, tahun 2015.

Namun, ada satu syarat. Itu akan Iran lakukan bila negara tersebut bisa mendapatkan dana US$ 15 miliar, sebagaimana ditetapkan dalam rancangan rencana bersama Perancis.

Sebelumnya Prancis telah mengusulkan untuk menawarkan kepada Iran sekitar US$ 15 miliar dalam bentuk kredit hingga akhir tahun jika Teheran mau kembali mematuhi perjanjian nuklir tahun 2015. Pemberian dana ini diberikan dengan skema pembelian minyak Iran.



"Kembalinya kami untuk mengimplementasikan secara penuh perjanjian nuklir tergantung pada penerimaan US$ 15 miliar selama periode empat bulan. Jika tidak, iniakan mengurangi komitmen Iran akan terus berlanjut," kata Wakil Menteri Luar Negeri Abbas Araqchi sebagaimana dilansir Reuters, Rabu (4/9/2019).

"Eropa harus membeli minyak dari Iran atau memberi Iran jumlah yang setara dengan menjual minyak sebagai batas kredit yang dijamin oleh pendapatan minyak Iran, yang bisa diartikan sebagai pra-penjualan minyak," tambah Araqchi.

Sayangnya langkah itu juga tergantung pada persetujuan Amerika Serikat (AS). Sebelumnya, penjualan minyak Iran anjlok sejak AS menarik diri dari kesepakatan nuklir di 2018 dan menerapkan kembali sanksi terhadap Teheran.

Tetapi Araqchi juga mengatakan bahwa masih ada ketidaksepakatan untuk mengadakan pembicaraan lebih lanjut di masa depan antara Iran dan negara-negara mitra kesepakatan nuklirnya.



(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading